Wakil Ketua Komisi I Sukamta di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/6/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta mengecam rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menguasai Gaza City. Netanyahu bahkan berencana mengevakuasi penduduk di sana lalu menguasai penuh kota terbesar di Gaza tersebut.
"Ini menunjukkan betapa kejinya Israel, mereka berdalih ingin melumpuhkan Hamas dan gerakan perlawanan lainnya padahal maksud sesungguhnya adalah menguasai wilayah Gaza dan mengusir serta membunuh warga sipil sampai tidak ada lagi yang tersisa. Jika rencana ini jadi dilaksanakan, akan sangat berisiko dengan semakin banyak korban sipil," kata Sukamta dalam keterangan tertulis, Senin (11/8).
Sukamta juga menyebut rencana Israel kuasai Gaza City juga menunjukkan Pemerintahan Netanyahu tidak punya itikad baik untuk gencatan senjata.
"Selama ini Israel dan AS menuduh Hamas sebagai sebab belum tercapainya perundingan gencatan senjata, padahal sangat jelas yang jadi penyebabnya adalah Israel. Israel hingga detik ini masih bernafsu untuk kuasai Gaza dan melakukan genosida," katanya.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara pada konferensi pers di kantor Perdana Menteri di Yerusalem pada 10 Agustus 2025. Foto: Abir SULTAN / POOL / AFP
Oleh sebab Sukamta berharap dunia Internasional tidak tinggal diam dan semakin menyerukan opsi two state solution.
"Deklarasi New York belum lama ini, menunjukkan dukungan internasional yang semakin kuat untuk segera menghentikan kekejian Israel. Saya berharap negara-negara yang tergabung dalam deklarasi tersebut utamanya Inggris, Prancis dan Kanada bisa turut mendesak dihentikannya rencana Israel tersebut. Karena jelas akan bahayakan rencana two state solution," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar