Search This Blog

Pasar Hewan Barito Direlokasi, Rano: Barangkali Setahun Kita Berkorban Dulu

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pasar Hewan Barito Direlokasi, Rano: Barangkali Setahun Kita Berkorban Dulu
Jul 19th 2025, 11:48 by kumparanNEWS

Seorang warga berjalan di samping kios-kios di Pasar Hewan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (10/7/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Seorang warga berjalan di samping kios-kios di Pasar Hewan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (10/7/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, memastikan rencana relokasi pedagang Pasar Hewan Barito tetap berjalan untuk mendukung pembangunan taman di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Pasar Barito itu harus direlokasi. Karena kita mau bikin taman di sana. Nggak ada gunanya kita bikin taman kalau pandangannya tertutup kan," ujar Rano usai menghadiri acara Cilandak Berbudaya di Lapangan Pamentas Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (19/7).

Menurutnya, Pemerintah Kota Jakarta Selatan di bawah pimpinan Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar, telah menyosialisasikan rencana ini kepada para pedagang.

"Ini di sini ada Pak Wali. Kita sudah sosialisasi kepada masyarakat yang ada di sana. Ada 118 pedagang," katanya.

Pegagang merapihkan dagangannya di Pasar Hewan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (10/7/2025).  Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Pegagang merapihkan dagangannya di Pasar Hewan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (10/7/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Rano menegaskan bahwa para pedagang tetap akan mendapat tempat baru. Namun untuk memulai pembangunan, proses relokasi harus dilakukan terlebih dahulu.

"Nanti kita akan pindahkan mereka juga. Tapi sekarang kita mau bangun dulu nih. Ya kalau mau bangun berarti mesti pindah dulu kan," ujar Rano.

"Kalau nggak (pindah), bagaimana kita? Nurunin logistik kan nggak mudah. Karena kita menjadikan satu, tiga taman jadi satu nih. Leuser, Ayodya sama Langsat. Itu 6 hektare lho," jelas Rano.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menjawab pertanyaan wartawan saat menghadiri "Cilandak Berbudaya" di Lapangan Pamentas Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (19/7/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menjawab pertanyaan wartawan saat menghadiri "Cilandak Berbudaya" di Lapangan Pamentas Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (19/7/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

"Jadi memang ya, sementara barangkali satu tahun kita berkorban dulu untuk mencapai hasil yang lebih bagus," sambung dia.

Pemerintah Kota Jakarta Selatan berencana merelokasi pedagang burung di kawasan Barito, Kebayoran Baru. Hal ini bertujuan untuk mendukung rencana penggabungan tiga taman kota di daerah Jakarta Selatan.

"Teman-teman sekalian, untuk menggabungkan tiga taman tadi bahwa itu Leuser, Ayodya dan juga Langsat, ya memang harus ada dan memang itu milik pemerintah DKI, dan harus dibersihkan," ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat ditemui di Masjid Jami' Fajrul Islam, Gandaria, Jakarta Selatan, Sabtu (5/7).

Pegagang merapihkan dagangannya di Pasar Hewan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (10/7/2025).  Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Pegagang merapihkan dagangannya di Pasar Hewan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (10/7/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Camat Kebayoran Baru, Achmad Basyaruddin yang akrab disapa Abbas, menyebut para pedagang mendukung kebijakan pemerintah daerah untuk merelokasi Pasar Barito.

"Tentunya para pedagang ini akan membantu program Pemda," ujarnya.

Rencana relokasi ini merupakan bagian dari upaya revitalisasi kawasan Taman Barito dan sekitarnya, yang selama ini dikenal sebagai pusat perdagangan burung hias dan hewan peliharaan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan kawasan tersebut bisa difungsikan sepenuhnya sebagai ruang hijau terpadu untuk publik.

Media files:
01jzsd6sspg5y1zsge3whvpreh.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar