Warga Palestina yang mengungsi di wilayah Jabalia dan Beit Lahia, Jalur Gaza utara bergegas ke pusat distribusi bantuan untuk menerima paket bantuan kemanusiaan pada Senin (16/6). Foto: Dawoud Abu Alkas/REUTERSPara warga berbondong-bondong membawa beberapa kantong tepung, minyak goreng hingga kotak berisi paket makanan yang mereka peroleh dan kembali ke rumah atau tempat penampungan mereka. Foto: Bashar Taleb / AFPIsrael telah memblokir masuknya pasokan kemanusiaan, makanan, dan medis ke Gaza sejak 2 Maret. Foto: Bashar Taleb / AFPBlokade ini menyebabkan kelaparan yang meluas dan hampir runtuhnya sistem perawatan kesehatan. Foto: Dawoud Abu Alkas/REUTERSBlokade bantuan diberlakukan Israel usai mereka menghancurkan sebagian besar Gaza. Foto: Dawoud Abu Alkas/REUTERSKini 90 persen warga Gaza kehilangan tempat tinggal dan murni bergantung pada bantuan internasional. Foto: Bashar Taleb / AFPFoto: Bashar Taleb / AFPFoto: Bashar Taleb / AFPFoto: Bashar Taleb / AFP
Warga Palestina yang mengungsi di wilayah Jabalia dan Beit Lahia, Jalur Gaza utara bergegas ke pusat distribusi bantuan untuk menerima paket bantuan kemanusiaan pada Senin (16/6).
Truk yang membawa muatan bantuan itu dilaporkan memasuki Gaza utara melalui Gerbang Zikim.
Para warga berbondong-bondong membawa beberapa kantong tepung, minyak goreng hingga kotak berisi paket makanan yang mereka peroleh dan kembali ke rumah atau tempat penampungan mereka.
Israel telah memblokir masuknya pasokan kemanusiaan, makanan, dan medis ke Gaza sejak 2 Maret. Blokade ini menyebabkan kelaparan yang meluas dan hampir runtuhnya sistem perawatan kesehatan.
Blokade bantuan diberlakukan Israel usai mereka menghancurkan sebagian besar Gaza. Kini 90 persen warga Gaza kehilangan tempat tinggal dan murni bergantung pada bantuan internasional.
Warga Palestina yang mengungsi mengangkut paket bantuan kemanusiaan di Beit Lahia, Jalur Gaza utara, Senin (16/6/2025). Foto: Dawoud Abu Alkas/REUTERS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar