Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kanan) menyampaikan sambutan dalam penutupan Muktamar VI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, Sabtu (25/8/2024). Foto: Youtube/DPP PKB
Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meminta pesantren betul-betul menjaga marwah. Sebab, banyak pesantren palsu yang beredar saat ini.
Marwah pesantren dapat dijaga salah satunya dengan tidak melakukan kesalahan. Paling tidak, ada 3 dosa yang tak boleh dilakukan pesantren.
"Dosa pertama bullying. Saling menghajar antarsesama santri. Kedua, dosa besar kekerasan seksual. Ini banyak pesantren palsu dan terbanyak di Jawa Barat," kata Cak Imin saat membuka International Conference on The Transformation of Pesantren dikutip dari YouTube DPP PKB, Rabu (25/6).
"Dan ketiga dosa besar yang tak boleh dilakukan pesantren adalah intoleransi. Ini, 3 hal ini, biarkan orang lain salah, tapi pesantren tidak boleh salah," ujar dia.
Pers rilis kasus pencabulan di pondok pesantren di Polres Metro Jakarta Timur. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Menko Pemberdayaan Masyarakat itu mengatakan akan membentuk satgas khusus untuk merazia pesantren-pesantren palsu. Dia menilai, pesantren-pesantren inilah yang selama ini merusak citra kemuliaan pesantren.
"Saya bilang sama Kiai Abdus Salam. Saya gregetan ini gus. Sebentar lagi saya kan razia pesantren karena pesantren yang busuk-busuk itu merusak nama baik pesantren yang mulia," tutur dia.
Cak Imin menyebut, saat ini ada 39 ribu pesantren yang tersebar di Indonesia. Itu belum termasuk pesantren-pesantren palsu yang selalu muncul dengan berita-berita negatif.
"Saya sudah bentuk satuan tugas khusus menangani kekerasan seks di pesantren ini dengan menunjuk Satgas yang diketuai Ibu Nyai Hindun," ucap dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar