Jan 19th 2025, 15:09, by Syawal Darisman, kumparanNEWS
Warga Palestina merayakan kemenangan meski Israel menunda gencatan senjata yang ditetapkan pada Minggu (19/1/2025). Foto: Mahmoud Issa/REUTERSTampak para warga terlihat bersemangat sembari mengibarkan bendera Palestina, tetapi sebagian dari mereka ada yang memilih untuk langsung mengungsi ke tempat yang lebih aman. Foto: Mohammed Salem/REUTERSNamun, gencatan senjata tersebut harus ditunda dengan alasan karena Hamas belum memberikan daftar sandera yang akan dibebaskan yang sebelumnya diminta oleh Perdana Menteri Israel yakni Benjamin Netanyahu. Foto: EYAD BABA/AFPGencatan senjata ini seharusnya mulai berlaku sejak Minggu (19/1/2024) pukul 08.30 waktu setempat. Foto: Mohammed Salem/REUTERSFoto: Mohammed Salem/REUTERS
Tampak para warga terlihat bersemangat sembari mengibarkan bendera Palestina, tetapi sebagian dari mereka ada yang memilih untuk langsung mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Namun, gencatan senjata tersebut sejauh ini tertunda dengan alasan karena Hamas belum memberikan daftar sandera yang akan dibebaskan yang sebelumnya diminta oleh Perdana Menteri Israel yakni Benjamin Netanyahu.
Gencatan senjata ini sebenarnya mulai berlaku sejak Minggu (19/1/2024) pukul 08.30 waktu setempat. Al Jazeera sempat melaporkan pasukan Israel mulai meninggal Rafah. Namun belum ada pemberitaan lebih lanjut.
Seorang pria mengibarkan bendera Palestina saat orang-orang merayakan kesepakatan gencatan senjata dalam perang Israel-Hamas di Kota Gaza, Minggu (19/1/2025). Foto: EYAD BABA/AFP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar