Masyarakat di daerah pesisir pantai pasti tidak asing lagi dengan istilah Tsunami. Tsunami berasal dari bahasa Jepang Tsu yang artinya adalah pelabuhan dan nami berarti gelombang. Sehingga jika digabung menjadi ombak besar di pelabuhan.
Dikutip dari buku Geologi Lingkungan, Tumpu, et al. (2024), Tsunami adalah fenomena pergerakan besar air laut yang timbul akibat perubahan mendadak pada permukaan laut.
Tsunami dapat terjadi karena disebabkan oleh beberapa hal. Jelaskan penyebab terjadinya Tsunami! Berikut penyebabnya.
1. Gempa Bumi di Bawah Laut
Penyebab utama terjadinya bencana alam tersebut adalah gempa Bumi di bawah laut. Bahkan, 90% Tsunami terjadi karena gempa. Gempa di bawah laut dapat menimbulkan banyak getaran yang memicu timbulnya gelombang Tsunami.
Gempa bawah laut atau tektonik ini dapat menyebabkan Tsunami jika pusat gempa kurang dari 30 km. Selain itu gempa minimal 6,5 skala richter serta pola gempa sesar naik atau turun. Jika terjadi ciri-ciri tadi, maka masyarakat wajib waspada dan menjauhi area pesisir.
2. Longsor Bawah Laut
Penyebab kedua adalah longsor bawah laut. Bencana alam yang disebabkan oleh longsor bawah laut ini disebut sebagai Tsunamic Submarine Landslide. Longsor di bawah laut kerap terjadi karena adanya gempa tektonik maupun letusan gunung bawah laut. Getaran-getaran yang timbul akibat longsor dapat menyebabkan Tsunami.
3. Letusan Gunung Berapi
Letusan gunung berapi juga dapat menyebabkan Tsunami. Hal itu karena letusan akan menyebabkan gempa vulkanik. Gempa tersebut kemudian memicu Tsunami.
Jelaskan penyebab terjadinya Tsunami! Tsunami disebabkan oleh gempa bawah laut atau gempa tektonik, letusan gunung berapi, dan juga longsong di bawah laut. Bencana alam tersebut menimbulkan banyak dampak negatif, contohnya korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. (FAR)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar