Search This Blog

Apakah yang Dimaksud dengan Pelayaran Hongi di Maluku? Ini Penjelasannya

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Apakah yang Dimaksud dengan Pelayaran Hongi di Maluku? Ini Penjelasannya
Nov 30th 2024, 18:12, by Berita Terkini, Berita Terkini

Ilustrasi Apakah yang dimaksud dengan pelayaran Hongi di Maluku? - Sumber: unsplash.com/@isword
Ilustrasi Apakah yang dimaksud dengan pelayaran Hongi di Maluku? - Sumber: unsplash.com/@isword

Apakah yang dimaksud dengan pelayaran Hongi di Maluku? Pelayaran ini merupakan salah satu bagian penting dalam sejarah maritim Indonesia, khususnya di wilayah Maluku.

Selain berhubungan dengan perjalanan laut, pelayaran ini juga mencerminkan sistem perdagangan, hubungan antar pulau, dan peran penting yang dimainkan oleh masyarakat Maluku. Khususnya dalam sejarah ekonomi dan sosial Indonesia.

Apakah yang Dimaksud dengan Pelayaran Hongi di Maluku?

Ilustrasi apakah yang dimaksud dengan pelayaran hongi di maluku - Sumber: pixabay.com/hocus_phocus
Ilustrasi apakah yang dimaksud dengan pelayaran hongi di maluku - Sumber: pixabay.com/hocus_phocus

Saat membahas mengenai sejarah pendudukan VOC di Indonesia, tepatnya di Maluku, pastinya akan membahas juga mengenai pelayaran Hongi. Sebenarnya, apakah yang dimaksud dengan pelayaran Hongi di Maluku tersebut?

Pelayaran Hongi adalah kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah kolonial Belanda. Kebijakan ini dilakukan melalui VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie), untuk mengawasi dan mengendalikan perdagangan rempah-rempah di Kepulauan Maluku pada abad ke-17 hingga abad ke-18.

Berdasarkan buku Ensiklopedia Sejarah Lengkap Indonesia dari Era Klasik Sampai Kontemporer, Adi Sudirman, (2019), kebijakan ini diberlakukan untuk memonopoli produksi rempah-rempah, terutama pala dan cengkih, yang saat itu sangat bernilai tinggi di pasar internasional.

Pelayaran Hongi dilaksanakan dengan patroli atau ekspedisi militer yang dilakukan oleh armada VOC dengan menggunakan perahu tradisional kora-kora, yang merupakan perahu dayung khas Maluku. Armada VOC berkeliling pulau-pulau seperti Banda, Ternate, Tidore, Ambon, dan Seram.

Armada ini berkeliling ke berbagai pulau penghasil rempah dengan tujuan:

  1. Mengawasi monopoli rempah-rempah: Memastikan bahwa penduduk setempat hanya menjual rempah-rempah kepada VOC.

  2. Menjalankan kebijakan ekstirpasi: Menghancurkan tanaman rempah yang ditanam secara ilegal atau melebihi kuota yang ditetapkan VOC.

  3. Menindak pelanggaran: Memberantas perdagangan rempah secara bebas (penyelundupan) oleh penduduk lokal atau pedagang asing.

Penduduk Maluku sering menanam rempah melebihi batas yang ditentukan VOC dan menjualnya kepada pedagang asing (Portugis, Inggris, atau Tiongkok). VOC melihat ini sebagai ancaman terhadap monopoli mereka.

Jika ditemukan tanaman rempah yang melanggar aturan, VOC memerintahkan untuk menebang atau membakar tanaman tersebut. Penduduk yang melanggar bisa dikenai hukuman berat, termasuk kerja paksa atau hukuman mati.

Baca Juga: Apa Nama Hak VOC untuk Menebang Tanaman Rempah-Rempah di Maluku?

Dampak pelayaran Hongi bagi penduduk Maluku adalah kehidupan masyarakat menjadi tertekan karena kontrol yang ketat dari VOC. Banyak penduduk kehilangan mata pencaharian akibat kebijakan ekstirpasi.

Apakah yang dimaksud dengan pelayaran Hongi di Maluku? Bisa dikatakan bahwa ini adalah salah satu bentuk penindasan kolonial yang dilakukan VOC untuk mengamankan monopoli perdagangan rempah-rempah di Maluku. (DNR)

Media files:
01jdy4a7w66cxpngdjqw3741yd.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar