Aug 12th 2024, 18:35, by Ahmad Romadoni, kumparanNEWS
Wasekjen PKB, Syaiful Huda konferensi pers terkait penyelenggaraan Pilkada 2024 di DPP PKB, Jakarta, Senin (4/3/2024). Foto: Luthfi Humam/kumparan
DPP PKB sampai saat ini belum memutuskan untuk mendukung sosok yang akan maju dalam Pilgub Jakarta 2024. Meskipun DPW PKB Jakarta telah mendukung Anies Baswedan, sampai saat ini DPP belum juga memberikan rekomendasi kepada Anies.
Wakil Sekretaris Jenderal PKB, Syaiful Huda memberi contoh apa yang terjadi pada PKS. PKS yang sudah mengusung Anies-Sohibul Iman saja, masih harus menghadapi dinamika yang tidak landai.
"Itu yang saya sebut dinamis itu, PKS yang sudah masangin aja masih luar biasa begitu, apalagi PKB yang belum masangin," kata Huda di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (12/8).
Anies Baswedan foto bersama dengan Muhammad Sohibul Iman pada acara jalan sehat dengan PKS di Tasikmalaya, Sabtu (2/9). Foto: Dok. Istimewa
Karena itu pula, PKB juga masih terus memperhatikan perkembangan yang ada dari hari ke hari. Bahkan, Huda menyebut, Pilgub Jakarta sulit diprediksi.
"Nah kalau soal update Pilkada DKI sangat dinamis, saking dinamisnya jadi belum bisa diprediksi ujungnya seperti apa. Karena itu kita harus sabar betul menyangkut soal Pilkada di DKI Jakarta. Sangat dinamis, makin sangat dinamis," jelas dia.
Meskipun, komunikasi PDIP dan PKB makin terlihat untuk Pilgub Jawa Timur, Huda tidak dapat memastikan bahwa kerja sama itu akan dapat dilakukan juga di Jakarta.
"Jakarta ya kalau melihat sangat dinamisnya itu, dia bisa menjadi zona tersendiri enggak terkait dengan formasi Pilkada di Jawa yang lain, di provinsi Jawa yang lain. Itu lalu kenapa tadi itu kategorinya sangat dinamis," ucap Wakil Ketua Komisi X DPR RI itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar