Aug 12th 2024, 18:00, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS
Anies Baswedan setelah kunjungannya ke Kampung Elektro pada Kamis (8/8/2024). Foto: Abid Raihan/kumparan
Nasib Anies Baswedan di Pilgub Jakarta jelang pendaftaran ke KPU di ujung tanduk. Padahal, Anies sudah mendapat dukungan dari PKB Jakarta, PKS, dan NasDem.
Namun, DPP PKB dan NasDem belum kunjung memberikan surat rekomendasi. Teranyar, PKS bahkan memberikan sinyal akan mencabut dukungan dari Anies.
Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi Teknologi DPP PKB, Ahmad Iman Syukri, menegaskan bahwa PKB tak memiliki kursi yang cukup untuk mendukung Anies sendiri di Jakarta. PKS memiliki 18 kursi.
"Jadi kalau PKS tidak ke Anies, otomatis ya PKB enggak bisa karena PKS kan pemenang kan. PKB kursinya 10, kurang banyak," kata Iman kepada wartawan di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin (12/8).
Terkait komunikasi dengan PDIP, Iman menuturkan pihaknya masih membangun komunikasi dengan partai berlambang banteng itu untuk Pilgub Jakarta. Ia menyebut dalam seminggu ke depan sudah ada keputusan.
"Ya ini lagi diobrolin masing-masing, karena belum final pokoknya tunggu seminggulah pasti ada keputusan finalnya," ucap dia.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid tak menampik situasi pencalonan Anies di Jakarta tidak menentu. Ada kans PKB tak mendukung Anies.
"Usulan dari DPW PKB DKI belum mulus. Awalnya kan mulus sekali, ternyata cuaca menunjukkan perubahan," kata Jazilul saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/8).
Wakil Ketua MPR ini mengatakan, PKB sudah membuka komunikasi dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk mendukung Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta. Namun ini masih belum final.
"Sebelum sampai keputusan yang formal ya jangan diambil keputusan, kan bisa berubah-ubah politik kan," kata Jazilul.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar