Jun 27th 2024, 22:09, by Dicky Adam Sidiq, kumparanNEWS
Pekerja membawa Al-Quran yang selesai dicetak di Kompleks Percetakan Al-Quran Raja Fahd atau Majma Malik Fahd Li Thibaah Mushaf Syarif, Madinah, Arab Saudi, Kamis (27/6). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO Percetakan Al-Quran terbesar di dunia ini sudah beroperasi sejak 1984. Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO Setiap tahunnya, percetakan ini mampu memproduksi hingga 20 juta eksemplar. Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO Juga dicetak Al-Quran beserta terjemahannya dalam 76 bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
Pekerja membawa Al-Quran yang selesai dicetak di Kompleks Percetakan Al-Quran Raja Fahd atau Majma Malik Fahd Li Thibaah Mushaf Syarif, Madinah, Arab Saudi, Kamis (27/6).
Percetakan Al-Quran terbesar di dunia ini sudah beroperasi sejak 1984.
Setiap tahunnya, percetakan ini mampu memproduksi hingga 20 juta eksemplar. Juga dicetak Al-Quran beserta terjemahannya dalam 76 bahasa, termasuk bahasa Indonesia.
Petugas memeriksa Al-quran yang selesai dicetak di Kompleks Percetakan Al-quran Raja Fahd atau Majma Malik Fahd Li Thibaah Mushaf Syarif, Madinah, Arab Saudi, Kamis (27/6/2024). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
Tidak ada komentar:
Posting Komentar