May 24th 2024, 18:42, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri berpidato pada Rakernas V PDIP di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta, Jumat (24/5/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyinggung sikap Polri yang dinilai represif kepada warga negara yang hendak menyampaikan pendapatnya.
Hal tersebut diungkapkan Mega pada acara Rakernas V PDIP yang digelar Jumat (24/5).
Mega memandang bahwa tindakan-tindakan Polri yang seperti itu membuat warga negara takut untuk menyampaikan pendapatnya. Ia mencontohkan seorang ibu-ibu yang ditembak oleh mobil water canon polisi saat demonstrasi.
"Orang waktu apa tuh saya sampe aduh. Sopo ya ibu yang kebawa itu loh, yang waktu demo depan DPR kalau enggak salah sampai masuk rumah sakit itu loh. Loh kok kayak gitu sih, saya sampai nanya sama polisi, mobil polisi yang pake semprot-semprot itu," kata Megawati di Ancol, Jakarta.
Mega menuturkan bahwa dirinya protes kepada Polri karena menghalangi hak demonstrasi. Ia menilai bahwa masyarakat takut mengungkapkan pendapat karena takut kepada polisi.
"Kok kita kayaknya aduh enggak usah takut deh sama polisi. Polisi juga orang, punya istri, punya keluarga," ucapnya.
Presiden ke-5 itu lantas mengatakan bahwa dirinya pernah dipanggil polisi dan menyerukan agar tak perlu takut menyampaikan pendapat.
"Saya dipanggil polisi 3 kali loh, saya bolak-balik ngomong. Kok sekarang diam," ungkapnya.
"Saya ketawa sendiri, hehe, yang salah polisinya, atau kitanya nih, sampai takut ama polisi doang, hehe. Kan, nih, kebalik-kebalik republik ini," tutup Mega.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar