Search This Blog

Kisah 4 Pelaut Maluku: 6 Hari Terombang-ambing di Laut Aru Pakai Rakit Jeriken

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kisah 4 Pelaut Maluku: 6 Hari Terombang-ambing di Laut Aru Pakai Rakit Jeriken
May 2nd 2024, 22:51, by M. Rizki, kumparanNEWS

Momen haru saat 4 pelaut Maluku selamat kembali ke darat usai 6 hari terombang-ambing di Laut Aru hanya pakai jeriken. Foto: Dok. Istimewa
Momen haru saat 4 pelaut Maluku selamat kembali ke darat usai 6 hari terombang-ambing di Laut Aru hanya pakai jeriken. Foto: Dok. Istimewa

Kapal Motor (KM) Samudera Jaya yang berisi 4 orang (1 nakhoda, 3 awak kapal) mengalami gangguan mesin dan hilang kontak di Perairan Kalar-kalar, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, 24 April 2024.

Teryata, kapal tersebut mengalami gangguan mesin. Kapal kemudian kehabisan bahan bakar lalu hanyut ke Perairan Tanimbar.

Saat terombang-ambing di lautan, badan kapal itu bocor. Kapal pembawa tiang listrik dan bahan bangunan itu perlahan-lahan tenggelam.

Sebelum kapal benar-benar tenggelam, para pelaut itu berupaya menyelamatkan diri dengan berenang menggunakan rakit yang dibuat dari jeriken.

Momen haru saat 4 pelaut Maluku selamat kembali ke darat usai 6 hari terombang-ambing di Laut Aru hanya pakai jeriken. Foto: Dok. Istimewa
Momen haru saat 4 pelaut Maluku selamat kembali ke darat usai 6 hari terombang-ambing di Laut Aru hanya pakai jeriken. Foto: Dok. Istimewa

Mansur Bugis (nakhoda) bersama Imron, Dadi, dan Ade terombang-ambing selama 6 enam hari di laut yang berbatasan dengan Australia itu.

Akhirnya, pada Rabu (1/5), kapal asing asal Panama berbendera Belanda menemukan dan menyelamatkan mereka.

Mereka pun dipindahkan ke kapal Indonesia hingga akhirnya bisa tiba di Kabupaten Maluku Tenggara.

Makan Beras

"Kami terpaksa makan beras dan mi instan mentah untuk bertahan hidup," kata Mansur, Kamis (2/5).

"Kami semua selamat. Kami ditemukan oleh kapal Panama berbendera belanda. Dialah yang menolong kita sehingga bisa kita selamat sampai di Kei," ujar Mansur.

Momen Haru

Di darat, suasana begitu haru saat keluarga menyambut 4 pelaut tersebut. Tidak henti mereka dipeluk, bahkan ada juga yang mencium kakinya tanda rasa syukur.

Momen haru saat 4 pelaut Maluku selamat kembali ke darat usai 6 hari terombang-ambing di Laut Aru hanya pakai jeriken. Foto: Dok. Istimewa
Momen haru saat 4 pelaut Maluku selamat kembali ke darat usai 6 hari terombang-ambing di Laut Aru hanya pakai jeriken. Foto: Dok. Istimewa
Momen haru saat 4 pelaut Maluku selamat kembali ke darat usai 6 hari terombang-ambing di Laut Aru hanya pakai jeriken. Foto: Dok. Istimewa
Momen haru saat 4 pelaut Maluku selamat kembali ke darat usai 6 hari terombang-ambing di Laut Aru hanya pakai jeriken. Foto: Dok. Istimewa
Momen haru saat 4 pelaut Maluku selamat kembali ke darat usai 6 hari terombang-ambing di Laut Aru hanya pakai jeriken. Foto: Dok. Istimewa
Momen haru saat 4 pelaut Maluku selamat kembali ke darat usai 6 hari terombang-ambing di Laut Aru hanya pakai jeriken. Foto: Dok. Istimewa

Media files:
01hwwz3z63a0nt0hrt0yzbxnrz.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar