Mar 15th 2024, 08:17, by Moh Fajri, kumparanBISNIS
Ilustrasi minyak mentah. Foto: Anan Kaewkhammul/Shutterstock
Harga minyak mentah naik dan mencapai level tertinggi dalam empat bulan terakhir pada penutupan perdagangan Kamis (14/3). Hal ini didorong oleh Badan Energi Internasional (IEA) yang memperkirakan pasar akan lebih ketat pada tahun 2024. sekaligus memproyeksikan akan ada pertumbuhan permintaan minyak tahun ini.
Mengutip Reuters Jumat (15/3), minyak mentah berjangka Brent untuk Mei naik USD 1,39, atau 1,7 persen menjadi USD 85,42 per barel, penutupan tertinggi sejak 6 November.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk bulan April naik USD 1,54, atau 1,9 persen berakhir pada USD 81,26, juga merupakan level tertinggi sejak awal November.
Batu Bara
Sedangkan harga batu bara menurun pada penutupan perdagangan Kamis. Menurut bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak pengiriman Maret 2024 turun 0,31 persen menjadi USD 131,5 per ton.
CPO
Harga minyak sawit (crude palm oil/CPO) cenderung stagnan pada perdagangan Jumat. Menurut bursamalaysia.com, harga CPO kontrak Mei 2024 naik 0,58 persen di MYR 4,303 per ton.
Nikel
Adapun harga nikel terpantau sedikit menguat pada penutupan perdagangan Kamis. Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup naik 0,02 persen dan menetap di USD 17.755 per ton.
Timah
Sementara itu, harga timah juga terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Kamis. Harga timah berdasarkan LME berakhir naik tipis 0,017 persen dan menetap di USD 28.055 per ton.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar