Search This Blog

Permudah Usaha Ibu-ibu, Menteri Teten Kaji Skor Kredit untuk UMKM Tanpa Agunan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Permudah Usaha Ibu-ibu, Menteri Teten Kaji Skor Kredit untuk UMKM Tanpa Agunan
Feb 16th 2024, 11:09, by Ema Fitriyani, kumparanBISNIS

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki. Foto: Kementerian Koperasi dan UKM
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki. Foto: Kementerian Koperasi dan UKM

Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) sedang memfokuskan akses pembiayaan/financing terhadap UMKM. Salah satunya mengkaji credit scoring atau skor kredit dalam rangka mempercepat penyaluran kredit kepada UMKM termasuk optimalisasi program KUR Klaster Berbasis Rantai Pasok, tanpa dimintai agunan.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pengkajian dilakukan karena saat ini Indonesia termasuk dalam 4 negara yang aktivitas kewirausahaannya lebih tinggi dari laki-laki. Mengutip data Global Entreprenurship Monitor 2022 perempuan jauh lebih kreatif dan produktif.

"Data world bank tahun 2021 yang menjadi tantangan adalah bahwa usaha milik perempuan dinyatakan memperoleh keuntungan yang masih rendah dibanding usaha milik laki-laki," ujar dia dalam keterangan resmi, Jumat (16/2).

Menteri Koperasi dan UKM  dalam diskusi bersama PWI. Foto: PWI
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam diskusi bersama PWI. Foto: PWI

Di sisi lain, dalam diskusi nasional UMKM yang diadakan oleh PWI PUSAT di Kantor Pusat PWI Gedung Dewan Pers Jakarta, kata dia, penyerapan akses pembiayaan melalui perbankan di Indonesia cukup rendah di angka 4,9 persen dan 4,29 persen di KSP, dibandingkan dengan China & Jepang 60 persen dan Korea Selatan di atas 80 persen.

Pembiayaan di Indonesia mayoritas fokus di investasi yang tidak aksesibel ke semua UMKM. Hal ini disebabkan oleh sulitnya birokrasi akses pinjaman yang rata-rata membutuhkan jaminan/collateral dan credit scoring yang sulit untuk diakses oleh pemilik UMKM untuk memastikan NPL (non performing loan) yang baik untuk bank.

Karena itu, Kemenkop dan UKM terus melakukan upaya peningkatan kapasitas UMKM perempuan, di antaranya dengan memperkuat pengembangan wirausaha di Indonesia melalui afirmasi 40 persen belanja pemerintah untuk menyerap produk-produk UMKM, penyediaan 30 persen infrastruktur publik untuk penjualan produk UMKM, dan kemitraan usaha besar dan BUMN dengan UMKM.

Menteri Koperasi dan UKM (MenKop UKM) Teten Masduki mengunjungi beberapa pabrik tekstil di Majalaya, Bandung. Foto: dok. Kementerian Koperasi dan UKM
Menteri Koperasi dan UKM (MenKop UKM) Teten Masduki mengunjungi beberapa pabrik tekstil di Majalaya, Bandung. Foto: dok. Kementerian Koperasi dan UKM

"Survei kami bersama Google dan Grab menunjukkan tingkat produktivitas perempuan lebih tinggi dari laki-laki. Sayangnya, rata-rata usaha perempuan lebih rendah dibanding milik laki-laki. Karena itu, perempuan masuk di wilayah tidak produktif atau skala perumahan. Perempuan diharapkan semakin banyak yang berkecimpung di sektor produktif nasional," kata Teten.

Sementara itu, Deputi Direktur PWI Pusat Amy Atmanto yang juga Pengurus Pusat Masyarakat Syariah Bidang Pemberdayaan Perempuan & Sumber Daya Keluarga mengatakan acara ini diadakan agar tercipta kolaborasi antar pihak dan stakeholder dalam rangka Kebangkitan Ekonomi Nasional yang akan memberi kontribusi lebih pada perempuan dalam pemberdayaan UKM.

Banyak peluang terbuka lebar bagi perempuan termasuk dapat berperan dalam mengembangkan inovasi-inovasi ramah lingkungan, memimpin usaha-usaha yang berkelanjutan, dan turut serta dalam membangun masyarakat yang berwawasan lingkungan. Namun masih banyak tantangan yang dihadapi termasuk akses terhadap sumber daya dan pendanaan, serta kurangnya representasi perempuan dalam posisi kepemimpinan di sektor UKM maupun ekonomi hijau.

"Untuk itu diperlukan upaya untuk memberdayakan perempuan melalui pelatihan, pendampingan, akses terhadap modal, dan kebijakan yang mendukung kesetaraan gender dalam dunia bisnis," jelas Amy yang juga dikenal sebagai desainer kebaya para tokoh nasional.

Media files:
01hhc04z3acvpxsan6j4jjfmwz.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar