Jan 8th 2024, 18:49, by Tim kumparan, kumparanNEWS
Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar saat debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Kompleks GBK, Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Calon Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan menyatakan anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) mencapai Rp 700 triliun. Pernyataan itu dilontarkan saat sesi opening debat ketiga bertema pertahanan, keamanan, hubungan internasional dan geopolitik, pada Minggu (7/1).
"...ironisnya, Kementerian Pertahanan menjadi kementerian yang dibobol oleh hacker 2023, dan Rp 700 triliun anggaran Kementerian Pertahanan tidak dapat mempertahankan itu. Justru digunakan untuk membeli alutsista yang bekas, di saat tentara kita lebih dari separuh tidak memiliki rumah dinas," ucap Anies.
Pernyataan Anies lantas ditelusuri Tempo melalui cek fakta. Tempo memberikan penilaian atas pernyataan Anies yang dianggap keliru.
"Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020-2024, anggaran Kementerian Pertahanan sebesar Rp 131,9 triliun. Sedangkan untuk program modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista), non-alutsista, serta sarana dan prasarana pertahanan senilai Rp 35,88 triliun," tulis Tempo dalam laman cek fakta.
Atas penilaian itu, jubir Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) Angga Putra Fidrian menjelaskan, angka Rp 700 triliun yang disebut Anies merupakan akumulasi anggaran Kemhan selama empat tahun, bukan setahun.
"Pak Anies merujuk pada total akumulasi anggaran selama Prabowo menjabat menjadi Menteri Pertahanan dari tahun 2020 hingga 2024, yaitu kurang lebih mencapai Rp 700 triliun," kata Angga.
Rinciannya, ujar Angga, merujuk data Kemenkeu, anggaran Kemhan pada periode 2020-2024 dapat mencapai Rp 692,92 triliun atau hampir Rp 700 triliun.
"Anggaran tersebut termasuk outlook dari Januari-Desember 2023 sebesar Rp 144,27 triliun serta yang diajukan dalam RAPBN 2024 sebesar Rp 135,45 triliun," tandasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar