Search This Blog

Pneumonia Mycoplasma Bisa Menyebar via Udara, Dokter Imbau Perkuat Masker

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pneumonia Mycoplasma Bisa Menyebar via Udara, Dokter Imbau Perkuat Masker
Dec 15th 2023, 05:03, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS

Seorang anak menjalani pemeriksaan penyakit Pneumonia di sebuah rumah sakit di Hefei, provinsi Anhui, Tiongkok. Foto: AFP
Seorang anak menjalani pemeriksaan penyakit Pneumonia di sebuah rumah sakit di Hefei, provinsi Anhui, Tiongkok. Foto: AFP

Pneumonia mycoplasma bisa menyebar via udara atau airborne. Hal itu disampaikan ahli paru, dr Erlina Burhan.

"Mycroplasma ini (penularannya) tetap droplet. Ia adalah percikan dari mulut bisa dari bicara atau batuk. Nah kuman mycoplasmanya ada di droplet itu, sama juga dengan COVID-19," kata Erlina dalam diskusi di Youtube Kemenkes, dikutip Jumat (15/12).

"Dan juga airborne kalau mycoplasma. Jadi lewat udara," sambungnya.

Kunci pencegahannya adalah masker. Orang yang sakit diwajibkan pakai masker bila beraktivitas di tempat umum.

"Makanya salah satu pencegahannya droplet dan airborne solusi cegahnya pakai masker. Batuk, bersin, pakai masker. Kalau di saluran napasnya ada bakteri atau virus kumannya itu menempel di masker, tidak ke udara bebas," urai dia.

"Jadi kita sakit tapi menyebar kebaikan dan mendapat pahala, melindungi orang lain," sambungnya.

Orang Rentan Tak Flu Wajib Masker

Di sisi lain, Erlina mengimbau mereka yang tergolong rentan juga harus sadar diri. Tetap memakai masker bila ke keramaian.

"Satu lagi juga sebaliknya, orang rentan berisiko terinfeksi kalau ada di keramaian, bukan di rumah atau lengang, juga pakai masker. Orang tua, komorbid, sistem imun turun seperti autoimun atau kanker atau rutin cuci darah. Atau HIV/AIDS itu sistem imunnya rendah. Orang inilah pakai masker supaya tidak menghirup virus atau bakteri," jelasnya.

"Kita di kereta, mal, dan sebagainya kita enggak tahu siapa saja yang sakit. Kalau kita merasa rentan pakai masker," tutur dia.

Sebenarnya menurut Erlina, angka kesakitan akibat bakteri mycoplasma ini cenderung rendah. Mereka yang terkena pneumonia mycoplasma gejalanya relatif sama.

Yakni batuk, pilek, demam, hingga sesak bagi orang tertentu. Erlina mengimbau semua tak perlu panik berlebihan tapi tetap waspada dan saling melindungi.

Media files:
01hgchtsmk88gd1ex6s699tnjd.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar