Search This Blog

Kapolda Sumsel Minta Warga Tidak Panik dengan Kondisi COVID-19

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kapolda Sumsel Minta Warga Tidak Panik dengan Kondisi COVID-19
Dec 15th 2023, 05:27, by Abdullah Toriq, Urban Id

Kapolda Sumsel, Irjen Pol A. Rachmad Wibowo. (ist)
Kapolda Sumsel, Irjen Pol A. Rachmad Wibowo. (ist)

Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo meminta masyarakat agar tidak panik terkait kondisi COVID-19 saat ini karena adanya temuan testing dua pasien positif COVID-19 di wilayah Palembang.

"Jika ada keluhan demam, batuk sampaikan langsung ke pelayanan faskes," kata dia, Jumat (15/12).

Hanya saja, Rachmad mengimbau masyarakat menambah kewaspadaan dengan kembali memperketat Protokol Kesehatan (Prokes). Apalagi saat menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024.

"Kami imbau masyarakat agar kembali menjaga dan patuhi prokes," kata dia.

Bahkan Polda menyiapkan 3.097 personel gabungan dilibatkan dalam pengamanan mudik Natarudi wilayah Sumsel. Dari data simulasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), ada sekitar 120 juta orang diprediksi melakukan perjalanan saat Nataru di Indonesia.

"Ada peningkatan sekitar 43 persen. Oleh karena itu, kami bersama seluruh stakeholder di Sumsel menyatakan siap melayani dan mengamankan masyarakat yang akan merayakan Natal dan Tahun baru 2024," kata dia.

Sementara itu, Ahli Epidemiologi Universitas Sriwijaya (UNSRI) Iche Andriyani Liberty mengatakan, jika kasus COVID-19 di Sumsel akan mengalami kenaikan secara drastis pada saat Natal dan Tahun Baru 2023/2024.

Beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan tersebut dinilai terjadi akibat tiga faktor. Faktor pertama pergerakan masyarakat. Kedua perubahan iklim saat musim pancaroba yang terjadi pada penghujung tahun dan ketiga akibat adanya varian baru yang bermutasi.

"Libur Nataru kemudian perubahan iklim menjadi ancaman risiko ke masyarakat untuk menjadi rentan terinfeksi COVID-19," ungkap Iche.

Iche pun meminta masyarakat tidak perlu panik dengan kondisi penambahan kasus terbaru di Palembang. Jika dihadapi dengan kewaspadaan, sebaran kasus yag ada akan tetap berjalan landai.

"Tak perlu khawatir, hanya perlu kembali membangun Prokes saat berada di lingkungan yang berisiko seperti pandemi lalu. Kedua, lindungi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil dan komorbid," tutup dia.

Media files:
01hhn71fg6ygnn7dmmzy9aj1bb.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar