Gatot Eddy Pramono di Kampung Sawah, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (5/11/2023). Foto: Hedi/kumparan
Nahuwan, perwakilan warga Kampung Sawah, Ketua RW 011, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, mengadu ke Tim Pemenangan (TPN) Ganjar-Mahfud soal sengketa tanah yang jadi lahan pembangunan tol Cibitung-Cilincing.
Mereka meminta konsinyasi ganti rugi bisa diselesaikan. Sebab, kata Nahuwan, warga Kampung Sawah sudah menempati wilayah tersebut sekitar tahun 80-an dan dianggap tak punya hak milik atas tanah.
"Mudah-mudahan, kalau Pak Ganjar dan Pak Mahfud ini jadi presiden, mudah-mudahan tanah Kampung Sawah ini kami minta disahkan [sebagai hak milik]," kata Nahuwan saat menyampaikan aspirasi ke TPN yang diwakili oleh Wakil Ketua TPN, Gatot Eddy Pramono, Minggu (5/11).
Nahuwan, warga Kampung Sawah, Semper Timur. Foto: Hedi/kumparan
Nahuwan menceritakan, bahwa ada sekitar 363 kepala keluarga yang terdampak pembangunan tol tersebut. Semuanya masih belum menyelesaikan konsinyasi alias belum dapat ganti rugi.
"Nanti kami akan membuat proposal Pak, untuk ditandatangani oleh Pak Ganjar, supaya kalau dia jadi kami berhak menuntut janji kami," imbuh Nahuwan.
TPN yang diwakili Gatot menghadiri agenda 'Nongkrong Bareng Rakyat' di daerah Cilincing, tepatnya di Kampung Sawah. Selain menyampaikan Visi Misi Ganjar-Mahfud, Gatot juga sempat mengunjungi beberapa rumah warga.
"Kedatangan kami ke sini, tentu saya, kemudian dari teman-teman relawan, ketemu dengan Pak RW, kita menerima masukan-masukan. Tidak hanya tadi air kering, kemudian permasalahan-permasalahan terkait dengan uang konsinyasi dan lain sebagainya," kata Gatot.
Gatot Eddy Pramono di Kampung Sawah, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (5/11/2023). Foto: Hedi/kumparan
"Kita akan sampaikan kepada tim nanti untuk kita catat. Dan insyaallah kalau Pak Ganjar dan Pak Mahfud memang ditakdirkan oleh Allah SWT menjadi pemimpin negara ini, ini jadi salah satu prioritas untuk diselesaikan," tambah dia.
Soal aduan warga terkait persoalan konsinyasi, Gatot menegaskan bahwa hal demikian menjadi salah satu sektor perhatian Ganjar-Mahfud. Menyelesaikan permasalahan hukum.
"Pak Mahfud mengatakan, beliau akan menyelesaikan permasalahan hukum kalau hukum itu selesai dengan baik, maka 60 persen persoalan negara ini akan selesai. Insyaallah permasalahan Bapak-bapak dan Ibu sekalian nanti akan menjadi perhatian dan kita catat, kita sampaikan kepada beliau nantinya," tegas Gatot.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar