Search This Blog

IHSG Sepekan, Ini Daftar Saham yang Cuan dan Boncos

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
IHSG Sepekan, Ini Daftar Saham yang Cuan dan Boncos
Nov 25th 2023, 09:02, by Angga Sukmawijaya, kumparanBISNIS

Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (23/10). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (23/10). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan dari 20-24 November 2023 ditutup menguat, naik 0,46 persen dari level 6.977,668 pada pekan lalu, menjadi 7.009,631.

Pj Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menuturkan data perdagangan saham di BEI sepekan ini positif. Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian saham, yaitu sebesar 29,18 persen menjadi 21,88 miliar lembar saham.

"IHSG akhir pekan ini berhasil kembali di level psikologis 7.000, tepatnya ditutup pada level 7.009,631 atau mengalami kenaikan sebesar 0,46 persen dari level 6.977,668 pada penutupan pekan yang lalu," katanya melalui keterangan resmi, Sabtu (25/11).

Kemudian, rata-rata nilai transaksi harian saham pekan ini turut mengalami peningkatan sebesar 10,89 persen menjadi Rp 9,57 triliun, dari Rp 8,63 triliun pada pekan sebelumnya.

Sementara rata-rata frekuensi transaksi harian saham meningkat sebesar 4,35 persen menjadi 1.123.494 kali transaksi, dari 1.076.690 pada pekan yang lalu. Kapitalisasi pasar saham pekan ini juga turut meningkat sebesar 0,17 persen menjadi Rp 11,05 triliun, dari Rp11,04 triliun pada pekan sebelumnya.

"Investor asing pada hari Jumat mencatatkan nilai jual bersih saham sebesar Rp 943,48 miliar, dan sepanjang tahun 2023 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih saham sebesar Rp 14,24 triliun," lanjut Kautsar.

Mengutip RTI Business, saham PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) menjadi top losers dalam sepekan, anjlok 53,03 persen ke level 124, diikuti PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN) yang turun 26,47 persen menjadi level 25.

Saham top losers lainnya yaitu PT Mitra Pack Tbk (PTMP) turun 21,29 persen menjadi 159, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 15,45 persen menjadi 985, dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) turun 13,93 persen menjadi 1050.

Sementara saham top gainers sepekan ini adalah PT Indointernet Tbk (EDGE) yang melesat 92,55 persen menjadi level 9050, diikuti PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) naik 45,56 persen menjadi level 246.

Saham top gainers lainnya adalah PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) naik 41,18 persen menjadi 168, PT Natura City Developments Tbk (CITY) naik 38,27 persen menjadi 112, dan PT Bank Jago Tbk (ARTO) naik 34,93 persen menjadi 3090.

Pencatatan Obligasi, Sukuk, dan ETF

Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (23/10). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (23/10). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Selama sepekan, terdapat pencatatan 3 obligasi dan 1 sukuk di BEI, yakni Obligasi Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2023, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2023, Obligasi USD Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2023, dan Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023.

Obligasi Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2023 dicatatkan di BEI pada Rabu (22/11) dengan nilai Rp1.188.865.000.000,00 dengan hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) adalah idA+ (Single A Plus).

Di hari yang sama, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2023 dicatatkan di BEI dengan nilai nominal Rp395.290.000.000,00 dengan hasil pemeringkatan dari Pefindo adalah idA+(sy) (Single A Plus Syariah).

Pada Kamis (23/11), Obligasi USD Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2023 resmi dicatatkan di BEI. Obligasi dicatatkan dengan nilai USD 3.937.000,00 yang mendapatkan hasil pemeringkatan dari Pefindo dan PT Kredit Rating Indonesia (KRI) masing-masing adalah idA+ (Single A Plus) dan irAA (Double A). Ketiga emisi tersebut diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dengan wali amanat PT Bank KB Bukopin Tbk.

Masih pada Kamis (23/11), Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) resmi dicatatkan di BEI.

Obligasi dicatatkan dengan nilai Rp157.825.000.000,00 dan hasil pemeringkatan dari Pefindo adalah idA (Single A). PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat obligasi ini.

Dengan pencatatan tersebut, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 539 emisi dari 127 emiten dengan outstanding Rp458,22 triliun dan USD72,987 juta. "Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat sepanjang tahun 2023 adalah 104 emisi dari 56 emiten senilai Rp 113,29 triliun," ujar Kautsar.

Sementara, Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 191 seri dengan nilai nominal Rp 5.536,74 triliun dan USD 486,11 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 9 emisi senilai Rp2,84 triliun.

Pada Jumat (24/11), Reksa Dana Indeks KISI IDX30 ETF dengan kode XKID yang diterbitkan oleh PT KISI Asset Management (KISI AM) resmi dicatatkan di BEI. XKID merupakan ETF dengan acuan Indeks IDX30 yang merupakan indeks harga atas 30 saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.

Media files:
ucllmtptgyq2r4smhslu.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts