Search This Blog

Harga Minyak Mentah Anjlok, Imbas Penundaan Pertemuan OPEC+

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Harga Minyak Mentah Anjlok, Imbas Penundaan Pertemuan OPEC+
Nov 26th 2023, 20:08, by Sinar Utami, kumparanBISNIS

Gedung OPEC. Foto: Wikimedia Commons
Gedung OPEC. Foto: Wikimedia Commons

Harga minyak mentah turun tajam imbas penundaan pertemuan OPEC+ dengan sekutunya termasuk Rusia. Mulanya, pertemuan dijadwalkan pada 26 November namun ditunda hingga 30 November mendatang.

"Penundaan pertemuan dari 26 November hingga 30 November menyebabkan harga minyak turun tajam," tulis Reuters dalam laporannya, dikutip Minggu (26/11).

Namun kondisi tersebut telah pulih. Tercermin dari harga minyak mentah Brent pada penutupan perdagangan Jumat sebesar USD 81 per barel.

Lebih lanjut, Kamis (23/11) lalu OPEC mengatakan pertemuan itu akan diadakan secara virtual. Salah satu sumber Reuters, mengatakan 99 persen OPEC+ dapat mencapai kesepakatan pada 30 November.

Sumber kedua mengatakan bahwa kesepahaman telah tercapai mengenai masalah produsen di Afrika. "Dua sumber lain mengatakan kesepakatan sudah dekat," ungkapnya.

Di sisi lain, Gubernur Nigeria untuk OPEC, Gabriel Tanimu Aduda mengatakan, kepada Reuters pada hari Kamis bahwa dia tidak mengetahui adanya perselisihan dengan anggota OPEC+ lainnya mengenai target produksi negaranya.

Logo Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) di Aljir, Aljazair   Foto: Ramzi Boudina/REUTERS
Logo Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) di Aljir, Aljazair Foto: Ramzi Boudina/REUTERS

Nigeria dan Angola termasuk di antara beberapa negara yang diberi target yang lebih rendah pada pertemuan OPEC+ terakhir pada bulan Juni, setelah bertahun-tahun gagal memenuhi target sebelumnya.

Pada bulan Oktober, Angola memproduksi lebih sedikit dari kuotanya untuk tahun 2024, menurut penilaian sumber independen yang dikutip oleh OPEC.

Sementara Nigeria memproduksi minyak hampir mencapai kuota tahun 2024 sebesar 1,38 juta barel per hari, tetapi masih kurang dari tingkat tahun 2024 sebesar 1,58 juta barel per hari.

Beberapa analis mengatakan mereka memperkirakan OPEC+ akan memperpanjang atau bahkan memperdalam pengurangan pasokan minyak hingga tahun depan untuk mendukung harga.

Pasar juga menunggu untuk melihat apakah Arab Saudi memperpanjang pengurangan produksi sukarela tambahan sebesar 1 juta barel per hari, yang akan berakhir pada akhir Desember.

Media files:
ioui1jibdpvxgpj4zzg5.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts