Nov 26th 2023, 19:12, by Aliyya Bunga, kumparanNEWS
Mobil yang berisikan diduga korban sandera Hamas yang menjadi pertukarang dengan Israel. Foto: Ibraheem Abu Mustafa/REUTERS
Hamas telah menyerahkan daftar nama siapa saja sandera Israel yang akan dibebaskan di hari ketiga gencatan senjata dan gelombang ketiga pertukaran tawanan, pada Minggu (26/11).
Daftar nama tersebut, menurut Anadolu Agency, telah diterima kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan oleh Otoritas Keamanan Israel.
Sementara Haaretz mengabarkan, keluarga para tawanan yang akan dibebaskan telah diinformasikan mengenai pertukaran ini — bahwa kerabat mereka yang telah lama dirindukan, akhirnya bisa pulang.
Menurut laporan Al Jazeera, sejak pertukaran tawanan berlangsung pada Jumat (24/11) dan memasuki gelombang kedua — sebanyak 26 warga Israel, 78 warga Palestina, 14 warga Thailand, dan satu warga Filipina telah dibebaskan.
Hari ini, gelombang ketiga pertukaran tawanan diharapkan terwujud dalam beberapa jam ke depan.
Mobil yang berisikan diduga korban sandera Hamas yang menjadi pertukarang dengan Israel. Foto: Ibraheem Abu Mustafa/REUTERS
Berikut rangkuman bagaimana kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tawanan berlangsung selama gelombang pertama dan kedua:
Pada Jumat (24/11), 13 anak-anak dan lansia Israel telah dibebaskan oleh Hamas. Sebaliknya, Israel membebaskan 39 tawanan Palestina — termasuk perempuan, anak-anak, dan remaja.
Pada Minggu (26/11) dini hari — setelah ditunda selama 7 jam akibat perselisihan Hamas dan Israel mengenai jumlah pasokan bantuan ke Jalur Gaza, gelombang kedua pertukaran tawanan berhasil terjadi.
Dalam pertukaran gelombang kedua, Hamas membebaskan 13 warga Israel yang terdiri dari 6 wanita dan 7 anak-anak. Sebaliknya, Israel membebaskan 39 warga Palestina dari dua penjara — termasuk enam wanita dan 33 anak di bawah umur.
Sejumlah 14 warga Thailand dan satu warga Filipina juga dibebaskan Hamas di tahap ini.
Anggota keluarga menyambut tahanan Palestina Fatima Amarneh yang telah dibebaskan, di tengah kesepakatan pertukaran sandera-tahanan antara Hamas dan Israel, dekat Jenin di Tepi Barat yang diduduki Israel, Sabtu (25/11/2023). Foto: Raneen Sawafta/REUTERS
Berdasarkan kesepakatan pertukaran tawanan yang ditengahi Qatar dan Mesir, Hamas akan membebaskan 50 wanita dan anak-anak Israel — sebagai imbalan atas pembebasan 150 wanita dan anak-anak Palestina dari penjara Israel selama empat hari gencatan senjata.
Secara keseluruhan hingga berita ini dirilis, dari total 50 tawanan Israel yang akan dibebaskan — 26 di antaranya berhasil diserahkan Hamas. Sementara dari total 150 tawanan Palestina yang akan dibebaskan, 78 di antaranya telah diserahkan Israel.
Meski gencatan senjata saat ini berlangsung selama empat hari, tetapi ada kemungkinan periodenya dapat diperpanjang. Sebab, berdasarkan kesepakatan yang ada, Israel dan Hamas setuju gencatan senjata bisa diperpanjang satu hari untuk setiap 10 tawanan yang dibebaskan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar