Nov 24th 2023, 20:57, by Angga Sukmawijaya, kumparanBISNIS
Stasiun Cakung memiliki berbagai fasilitas pendukung, antara lain lift, eskalator, pos kesehatan, toilet khusus difabel, dan musala. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) buka suara soal tidak beroperasinya eskalator di stasiun KRL. Eskalator di berbagai stasiun KRL Jabodetabek banyak dilaporkan masyarakat mengalami masalah, mulai dari eskalator di Stasiun Bekasi, Stasiun Manggarai, hingga Stasiun Palmerah.
Vice President Corporate Secretary KCI, Anne Purba, mengatakan untuk prasarana penunjang di stasiun KRL memang sedang terus dibangun. Dia mengatakan, domain kebijakan pembangunan prasarana seperti eskalator ada di Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
"Dari sisi Kereta Commuter kami terus melakukan service mengutamakan disabilitas agar didampingi petugas. Malam ini ada switch over lagi di Tambun, bahwa ini bagian dari meneruskan double-double track dan proyek Manggarai dan Stasiun Tambun. Jadi akan ada beberapa pola operasi malam ini dan ini menunjukkan prasarana harus dibangun," kata Anne ditemui di Stasiun Gambir Jakarta, Jumat (24/11).
Pihak KCI kata Anne, terus melakukan evaluasi dan perbaikan-perbaikan fasilitas di stasiun KRL. Dia menjelaskan eskalator di Stasiun Manggarai sudah normal.
"Termasuk di Palmerah, semua sudah kita report di Palmerah, di Bekasi sampai di Manggarai, di area itu yang kita komunikasikan dengan Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan," ujar dia.
"Kami sebagai operator yang diutamakan adalah bagaimana kami bisa meminimalkan masalah pada teman-teman yang membutuhkan," pungkas dia.
Stasiun Cakung memiliki berbagai fasilitas pendukung, antara lain lift, eskalator, pos kesehatan, toilet khusus difabel, dan musala. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Sebelumnya, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Risal Wasal mengatakan perbaikan eskalator di Stasiun Bekasi diharapkan rampung di Minggu ini.
"Untuk Bekasi sudah mulai kita perbaiki, kan bertahap posisinya, Insyaallah dalam seminggu ini sudah selesai bisa jalan," kata Risal saat ditemui di DPR, Selasa (21/11).
Sedangkan untuk Stasiun Palmerah, Risal mengatakan Kementerian Perhubungan sudah menyerahkannya ke PT KCI untuk melakukan perbaikan dan perawatan.
Risal menjelaskan yang menjadi kendala perbaikan eskalator di Stasiun KRL ini adalah karena mekanisme pengadaan barangnya melalui lelang, kemudian kendala kedua adalah barangnya harus impor.
"Kan pertama karena lelang, dan posisi lelang ada waktunya, nanti kalau kita tunjuk langsung malah ada masalah, makanya perlu lelang semuanya. Kedua barangnya impor dan di saat ini tau lah agak lama prosesnya," ujarnya.
Risal mengatakan, Kemenhub mendengar aspirasi masyarakat yang menyarankan untuk mengganti vendor eskalator. "Nah itu saya setuju, kalau memang vendornya enggak keren kita kaji," ujarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar