Oct 15th 2023, 18:29, by Fadjar Hadi, kumparanNEWS
Bacapres KIM, Prabowo Subianto menerima deklarasi dukungan relawan Matahari 08 di Gandaria, Jakarta Selatan, Minggu (15/10). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Bacapres Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto, menyinggung masalah tanggung jawab politik rakyat Indonesia. Ia menilai, perlu ada langkah politik yang dilakukan masyarakat untuk mencapai suatu perubahan.
Hal ini disampaikan Prabowo saat menerima dukungan dari Relawan Mata Hati Rakyat Indonesia (Matahari 08) di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan.
"Memang politik itu adalah tanggung jawab kita semua sebagai warga negara. Arti politik dalam arti ilmiah, dalam arti yang baik, politik itu artinya adalah kehendak untuk memperbaiki kehidupan masyarakat, kehendak untuk memperbaiki kehidupan rakyat kita," kata Prabowo, Minggu (15/10).
Prabowo mengungkapkan, ada dua pilihan yang bisa dilakukan rakyat ketika melihat adanya ketidakbenaran dalam suatu sistem pemerintahan.
Pertama, hanya dengan memaki dan menggerutu, tanpa melakukan apa pun. Atau dengan menyadari adanya ketidakberesan tersebut.
"Satu, menggerutu, mengomel, maki-maki, sakit hati. Atau menyadari bahwa nasib suatu kaum, nasib suatu umat itu tergantung kehendak kaum itu sendiri. Apakah kaum itu, umat itu, kelompok itu, rakyat itu, mau memperbaiki nasibnya atau tidak," tutur Prabowo.
"Memperbaiki nasib tidak bisa dengan menggerutu, tidak bisa dengan ngomel, tidak bisa dengan maki-maki dan caci maki. Ini pengalaman ribuan tahun peradaban manusia," tutur dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar