Search This Blog

Manfaat Kehadiran Ayah di Waktu Makan Anak

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Manfaat Kehadiran Ayah di Waktu Makan Anak
Oct 22nd 2023, 12:35, by Yufienda Novitasari, kumparanMOM

Ilustrasi ayah nyuapin anak. Foto: Travelpixs/Shutterstock
Ilustrasi ayah nyuapin anak. Foto: Travelpixs/Shutterstock

Ibu biasanya jadi orang yang merasa paling bertanggung jawab terhadap nutrisi dan pola makan anak. Padahal, tak hanya ibu, ayah juga punya peran yang sama penting terhadap aktivitas makan anak.

Sebuah studi di University of Illinois meneliti 109 keluarga yang diamati kebiasaannya saat makan malam. Tujuannya untuk mencari tahu peran ayah di jam makan anak.

Lantas, bagaimana hasilnya?

Peran Ayah di Jam Makan Anak

Ilustrasi anak disuapi ayah. Foto: Nattakorn_Maneerat/Shutterstock
Ilustrasi anak disuapi ayah. Foto: Nattakorn_Maneerat/Shutterstock

Hasilnya ternyata menunjukkan berbagai dampak positif, seperti:

Meningkatkan Fokus Anak

Ketua peneliti, Jaclyn Saltzman, mengungkapkan hasil temuannya bersama dengan tim, bahwa ayah berperan penting saat makan bersama keluarga. Saat ada ayah, anak cenderung menghabiskan lebih sedikit waktu untuk terdistraksi dengan hal lain.

Saat tidak ada ayah, anak jadi lebih banyak terdistraksi saat makan. Misalnya dengan bermain atau menonton televisi.

Diduga hal ini berkaitan dengan sosok ayah sebagai kepala keluarga, yang diharapkan mampu 'memimpin' saat jam makan bersama. Hal tersebut tentunya akan berdampak posiitif pada pemenuhan kebutuhan nutrisi anak.

Meningkatkan Respons Ibu saat Anak Makan

Ilustrasi anak disuapi ayah. Foto: Lesley Photograph/Shutterstock
Ilustrasi anak disuapi ayah. Foto: Lesley Photograph/Shutterstock

Dengan adanya ayah, ibu akan sangat terbantu dalam proses pemberian makan anak. Ibu juga jadi lebih terlibat dalam perilaku makan yang responsif, seperti mendorong anak untuk makan makanan sehat.

Selain itu, makan bersama ayah dan ibu juga memberi manfaat lain bagi anak, yaitu:

1. Meningkatkan bonding tiap anggota keluarga

2. Meningkatkan nafsu makan anak, sebab si kecil melihat cara atau antusiasme orang tua saat makan

3. Mengamati kebiasaan makan yang baik dari ayah dan ibunya

Jadi, Moms, bila anak sedang susah makan atau sedang di fase gerakan tutup mulut alias GTM, coba ajak ayah di jam makannya.

Media files:
01haegk7wn33xfarepb9hn9cxv.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar