Bentrokan terjadi antara simpatisan partai politik (parpol) di Kecamatan Muntilan, Magelang, Minggu (15/10).
Menurut keterangan pihak kepolisian, bentrokan ini diawali gesekan antara Laskar PDIP Jogja (BSM dan Brigodo Wirodigdo) dengan Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Militan.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak kepolisian, peristiwa ini terjadi di dua lokasi.
Kabidhumas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Satake Bayu. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
Peristiwa Pertama:
Di Batikan Pabelan, Kecamatan Maungkid, Magelang, sekitar pukul 15.20, gesekan pertama terjadi. Diawali saat Laskar BSM Jogja pulang ke arah Yogyakarta.
Sesampainya di Batikan itu, terjadi gesekan dengan laskar GPK Militan.
Dari GPK Militan ada yang luka terkena lemparan batu. Korban ini merupakan warga Pabelan, Mungid. Kemudian laskar BSM Jogja melanjutkan perjalanan.
"Sesampainya di depan kantor DPC PDIP Prumpung Muntilan, ada penghadapan oleh oknum GPK Militan, terjadi saling lempar batu, terdapat 1 unit sepeda motor milik Laskar BSM Jogja rusak," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Stefanus Satake Bayu, saat dikonfirmasi, Minggu (15/10).
Kemudian laskar BSM Jogja melanjutkan perjalanan.
Peristiwa Kedua:
Di Mutilan, terjadi gesekan lagi sekitar pukul 16.00 WIB. Terjadi pengadangan oleh anggota GPK Militan dan Ketua Front Aliansi Umat Islam Bersatu (FAUIB) terhadap Laskar BSM Jogja.
Pengadangan karena tidak terima peristiwa yang terjadi di Batikan.
"Lalu terjadilah cekcok mulut antara saudara Anang Imamudin (Ketua FAUIB) dengan anggota PDIP Laskar Brigodo Wirodigdo Jogja, kemudian langsung timbul saling lempar batu antara kedua belah pihak di jalan pemuda tepatnya di depan toko oleh-oleh tape ketan," kata Satake.
Polisi yang berada berada di lokasi langsung melerai dan menenangkan kedua pihak. Namun, dari video di media sosial, terlihat ada kendaraan yang dibakar akibat bentrok tersebut.
"Situasi sudah terkendali," kata Satake.
Belum diketahui dampak dari kericuhan ini. Apakah ada korban jiwa atau tidak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar