Oct 6th 2023, 21:19, by Melly Meiliani, kumparanNEWS
Setidaknya 40 orang tewas setelah danau glasial meluap dan memicu banjir bandang minggu ini di Pegunungan Himalaya, India, kata pejabat pemerintah pada Jumat (6/20). Foto: India Army/Handout via REUTERS Para petugas penyelamat masih dalam operasi pencarian puluhan orang yang masih hilang. Foto: Ankit Sharma/REUTERSDanau Lhonak di negara bagian Sikkim yang bergunung-gunung di timur laut meluap pada Rabu (4/10), setelah hujan lebat memicu longsoran salju, menyebabkan banjir besar di sungai Teesta. Foto: India Army/Handout via REUTERS Ini adalah salah satu bencana terburuk di kawasan ini dalam lebih dari 50 tahun terakhir dan yang terbaru dari serangkaian peristiwa cuaca ekstrem yang telah menyebabkan kerusakan luas di Himalaya di Asia Selatan dalam beberapa tahun terakhir. Foto: India Army/Handout via REUTERS Sekitar 2.400 orang telah dievakuasi sejauh ini dan 7.600 orang berada di kamp bantuan. Foto: Wang Chen/REUTERSInstitusi swasta dan pemerintah telah ditutup di wilayah tersebut hingga 15 Oktober. Foto: Ankit Sharma/REUTERSFoto: India Army/Handout via REUTERS Foto: Ankit Sharma/REUTERS
Setidaknya 40 orang tewas dalam insiden banjir banjir bandang di wilayah Pegunungan Himalaya, India, kata pejabat pemerintah pada Jumat (6/20).
Dikutip dari Reuters, petugas penyelamat masih melakukan operasi pencarian terhadap puluhan orang yang dilaporkan hilang.
Banjir bandang ini terjadi akibat Danau Lhonak yang berada di negara bagian Sikkim meluap pada Rabu (4/10), setelah hujan lebat.
Sisa-sisa jembatan yang menghubungkan Adarsh gaon dengan Singtam digambarkan di sepanjang tepi Sungai Teesta di Singtam di Sikkim, India, Kamis (5/10/2023). Foto: Wang Chen/REUTERS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar