Search This Blog

Curhat Mahasiswa Asal Gaza Palestina yang Merasakan Trauma Perang

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Curhat Mahasiswa Asal Gaza Palestina yang Merasakan Trauma Perang
Oct 13th 2023, 18:39, by Masruroh, BASRA (Berita Anak Surabaya)

Sondos Jehad Shnewra (tengah) mahasiswa asal Gaza, Palestina. Foto: Humas UM Surabaya.
Sondos Jehad Shnewra (tengah) mahasiswa asal Gaza, Palestina. Foto: Humas UM Surabaya.

Sondos Jehad Shnewra, mahasiswa asal Gaza, Palestina, yang sedang menempuh studi Pascasarjana di UM Surabaya turut serta mengikuti salat gaib dengan ratusan mahasiswa dan seluruh civitas akademika UM Surabaya di masjid kampus pada Jumat (13/10).

Tragedi di Palestina tak hanya rakyat sipil dewasa yang menjadi korban, namun ratusan anak-anak dan perempuan meninggal dunia akibat kotanya dibombardir Israel. Rumah-rumah hancur, rumah sakit juga tempat sekolah.

Sondos, mahasiswa semester satu mengambil jurusan S2 Pendidikan Agama Islam dengan beasiswa. Pilihannya mengambil pendidikan di Indonesia juga didorong penuh oleh keluarganya. Saat ditanya terkait tanggapan tragedi Palestina yang kini belum reda, ia mengaku itu menjadi sesuatu hal yang sangat mengerikan.

"Saya punya trauma karena sejak kecil saya melihat kematian dimana-mana khususnya anak-anak dan perempuan. Keadaannya sangat tragis hingga hari ini," ujarnya.

Sondos berharap akan datang hari di mana negaranya terbebas dari ancaman dan tawanan musuh. Ia berharap dapat menjalani kehidupan yang damai dan tentram.

Sementara itu Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) M Febriyanto Firman Wijaya mengatakan, salat gaib dan doa bersama menjadi salah satu dukungan seluruh civitas akademika kepada Palestina.

Menurutnya konflik di Palestina menguras tenaga selama bertahun-tahun dan mengundang perhatian masyarakat global.

"Semoga di masa mendatang perdamaian dan ketertiban bisa segera terwujud di seluruh dunia. Sehingga semua masyarakat dunia bisa hidup secara normal dan berdampingan secara damai," ujar Riyan.

Dalam keterangannya Riyan memberikan beberapa catatan di antaranya mendesak kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengambil langkah-langkah politik dan diplomatik dengan melibatkan pihak-pihak terkait, khususnya Israel-Palestina untuk menghentikan perang, dan melakukan perundingan damai.

Kedua, menyerukan agar Israel tidak memanfaatkan perang ini untuk terus melakukan aneksasi dan agresi terhadap wilayah dan bangsa Palestina demi tegaknya perdamaian di kawasan yang penuh gejolak ini.

Ketiga, meminta kepada pemerintah Indonesia untuk lebih proaktif dan memperkuat langkah-langkah maju dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina melalui Perserikatan Bangsa-bangsa, Organisasi Kerja sama Islam, dan jalur-jalur lainnya.

Keempat, mengimbau kepada semua pihak di tanah air untuk menyikapi perang Israel-Palestina dengan rasional dan arif serta tidak terprovokasi oleh berbagai informasi provokatif, hoaks, dan menyesatkan yang disampaikan oleh pihak-pihak tertentu.

"Solusi fundamental yang tepat untuk Palestina adalah memberikan hak mereka untuk merdeka dan berdaulat sebagai sebuah negara," tegasnya.

Media files:
01hcmcvk8j2ky14denzcqpgz82.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar