Search This Blog

Konten TikTok: 'Kelimanya Kol 5, Geleng-geleng Kepala Bos Saya'

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Konten TikTok: 'Kelimanya Kol 5, Geleng-geleng Kepala Bos Saya'
Aug 25th 2023, 10:25, by Focus by kumparan, Focus by kumparan

@kumparan

Putri, bukan nama sebenarnya, cerita tentang kantornya yang menerapkan syarat BI Checking, sekarang bernama SLIK OJK, ke kandidat karyawan baru. Saat dihubungi, dia membenarkan bahwa bosnya menolak 5 calon karyawan baru karena, di SLIK OJK, mereka masuk Kol 5. BI Checking. "Geleng-geleng kepala Pak Bos saya," ujarnya, Kamis (24/8). Di SLIK OJK, Kol 5 adalah skor terparah, berarti pembayaran utang debitur tak lancar, menunggak lebih dari 6 bulan. Kata dia, menurut penjelasan bosnya, salah satu kandidat punya kredit macet di pinjol. Alasannya, untuk biaya hidup saat masih merantau sebagai mahasiswa. Sebelumnya, kata dia, ada kasus serupa di mana kandidat dengan Kol 2 tak diterima. Tapi akhirnya, karena kandidat itu sangat mumpuni, ia diberi kesempatan untuk melunasi tunggakannya dulu dan melampirkan bukti pelunasan. 📸: Dok. kumparan, Shutterstock, Finmes. Baca info selengkapnya di link bio. Jangan lupa follow Instagram @kumparancom untuk berita menarik lainnya!⁠ ⁠ focus bichecking bisnis videonews jobrequirement rekeningbank kredit loker finansial freshgraduate kumparan

♬ suara asli - kumparan - kumparan
@kumparan

Skor kredit di Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (SLIK OJK) atau sebelumnya bernama BI Checking) memang sengaruh itu, Guys!⁠ Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menegaskan BI Checking atau SLIK OJK berpengaruh pada seleksi dunia kerja.⁠ Wanita yang akrab disapa Kiki ini bercerita, data keuangannya juga dicek dalam SLIK saat mendaftar sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).⁠ focus bichecking bisnis svt jobrequirement rekeningbank kredit loker finansial freshgraduate kumparan

♬ suara asli - kumparan - kumparan
@kumparan

Maharsi Anindyajati, Head of Center for Human Capital Development PPM Manajemen, menanggapi persyaratan BI Checking untuk melamar pekerjaan yang sedang ramai di media sosial. Perempuan yang akrab disapa Nina itu bilang, bahwa syarat apapun boleh saja dipakai untuk mencari karyawan baru di sebuah perusahaan. "Apapun persyaratan itu boleh-boleh aja untuk seleksi karyawan. Yang penting satu, sangat relate dengan pekerjaan yang mau ditawarkan atau posisi yang diiklankan lowongan kerjanya," kata Nina. Menurutnya, BI Checking juga bisa jadi gambaran karakter kandidat. Misalnya soal gaya hidup, komitmen, kejujuran, dan kedisiplinan seseorang. "Kalau sampai dia di level skornya 5 artinya kan bisa kita katakan komitmen dia untuk menunaikan kewajibannya rendah, kemudian ada lebih besar pasak daripada tiang, jadi idealnya balik ke behaviournya dulu," pungkasnya. 📸: Dok. Shutterstock/Ilustrasi Baca info selengkapnya di link bio. Jangan lupa follow Instagram @kumparancom untuk berita menarik lainnya!⁠ ⁠ focus bichecking bisnis videonews jobrequirement rekeningbank kredit loker finansial freshgraduate kumparan

♬ original sound - kumparan - kumparan
Ilustrasi Buku Rekening Bank. Foto: Shutterstock
Ilustrasi Buku Rekening Bank. Foto: Shutterstock

Media files:
01815f705a58e4ca04a2379ae3d14509.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar