Aug 20th 2023, 11:16, by Antika Fahira, kumparanBOLANITA
Pemain Timnas Wanita Australia usai kalah dari Timnas Wanita Swedia pada pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia Wanita 2023 di Stadion Brisbane, Brisbane, Australia, Sabtu (19/8/2023). Foto: Dan Peled/REUTERS
Timnas Australia baru saja melakoni laga pamungkas mereka di perebutan juara ketiga Piala Dunia Wanita 2023, Sabtu (19/8). Sayangnya, tim berjuluk Matildas itu gagal memetik kemenangan usai gawang mereka dibobol dua kali oleh pemain Swedia, Fridolina Rolfo (30') dan Kosovare Asllani (62').
Kekalahan itu membuat Australia finis di posisi keempat Piala Dunia Wanita 2023. Meski begitu, ini adalah capaian terbesar Sam Kerr dkk sepanjang keikutsertaan mereka di turnamen akbar empat tahunan itu.
Melihat kesuksesan timnya yang berhasil melaju ke partai semifinal untuk kali pertama, sang pelatih, Tony Gustavsson, mengaku semakin tertantang untuk memajukan sepak bola wanita di Negeri Kanguru. Ia bahkan menuntut Federasi Sepak Bola Australia (FFA) untuk segera melakukan investasi jangka panjang untuk sepak bola wanita mereka.
"Saya tidak melihat ini sebagai akhir dari perjalanan, (tapi) awal dari sebuah perjalanan," kata Gustavsson yang dikutip dari The Guardian, Minggu (20/8).
"Tapi, saya juga ingin mengatakannya dengan jelas bahwa saya bersungguh-sungguh ingin melihat investasi itu sekarang. Yang saya maksud adalah investasi sungguhan, seperti kami serius dengan apa yang kami lakukan," imbuhnya.
Ketika ditanya seperti apa bentuk investasi tersebut, pelatih yang menangani Matildas sejak 2020 itu mengarah kepada sepak bola wanita di level grassroots. Ia meminta agar FFA segera memberikan peningkatan fasilitas dari jenjang U-23 ke timnas senior.
"Kami memerlukan investasi besar-besaran di sana karena kami melihat ada gap yang besar dari beberapa pemain tim junior (yang melangkah) ke timnas senior. Langkah di antara keduanya harus diinvestasikan," tukas Gustavsson.
Bisa finis di posisi empat Piala Dunia Wanita 2023 adalah capaian yang besar untuk Australia. Kendati demikian, Tony Gustavsson mengaku masih banyak tugas yang harus ia emban untuk membawa Matildas ke tingkat yang lebih tinggi. Bagaimana caranya? Tentu saja dengan investasi yang dilakukan oleh federasi.
"Bisa menembus empat besar dunia menurut saya adalah hal yang unik," kata pelatih asal Swedia itu. "Saya pikir dalam beberapa hal, para pemain Matildas sudah mencapai prestasi yang luar biasa jika dibandingkan dengan 10 tim teratas dunia."
Setelah sukses tampil memukau sejak laga fase grup hingga menjadi semifinalis untuk kali pertama di Piala Dunia Wanita 2023, kini Australia tengah bersiap untuk menatap satu kompetisi yang tak kalah prestisiusnya: Olimpiade 2024.
"Banyak dari para pemain ini (skuad Australia di Piala Dunia Wanita 2023) akan bermain di Olimpiade. Jadi, teruslah berinvestasi pada mereka dan juga kepada para pemain yang kedepannya akan menjadi bagian dari Matildas," tutupnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar