Jul 3rd 2023, 17:43, by Aji Nugrahanto, kumparanBOLANITA
Timnas Wanita Inggris. Foto: DARREN STAPLES/AFP
Para pemain Timnas Wanita Inggris merasa kecewa terhadap Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) jelang Piala Dunia Wanita 2023. Pasalnya, The Lionesses tak akan mendapat bonus dari pihak federasi pada turnamen wanita antarbangsa paling bergengsi tersebut.
Diwartakan TheGuardian, Timnas Wanita Inggris menemui jalan buntu saat melakukan pembicaraan bonus dengan pihak FA. Federasi sepak bola Inggris itu disebut tak akan memberikan bonus kepada para pemain dalam gelaran Piala Dunia Wanita.
Para pemain menganggap bahwa alasan FA tak memberikan bonus adalah karena FIFA akan memberikan dana khusus kepada setiap pemain yang terbang ke Australia & Selandia Baru. Sebagai informasi, FIFA akan membagikan dana kepada federasi tiap negara untuk bonus para pemain, namun kebijakan seberapa besar dana yang akan dikucurkan kepada tiap pemain diatur oleh federasi masing-masing.
"Para pemain yakin bahwa FA mempergunakan biaya tambahan individu yang dijanjikan oleh FIFA sebagai alasan untuk menghindari melakukannya (memberi bonus tambahan) dari mereka," tulis laporan The Guardian, Minggu (2/7) kemarin.
Selain bonus, para pemain Inggris disebut akan menerima dana sebesar USD10 ribu (Rp150 juta) untuk biaya akomodasi keluarga mereka agar bisa menghadiri turnamen. Besaran angka tersebut sama dengan timnas pria Inggris untuk keluarga mereka.
Hingga laporan ini diterbitkan, para pemain masih berharap jika pihak FA akan mengucurkan bonus tambahan bagi mereka. Namun, FA masih diam.
Kondisi ini bertolak belakang dengan beberapa timnas wanita lain. Timnas seperti Amerika Serikat, misalnya, tetap akan memberikan bonus yang tergantung pada performa tim dan individu, terlepas dari bonus yang akan dijanjikan oleh FIFA.
Timnas Wanita Inggris dalam pertandingan melawan Australia. Foto: Reuters/John Sibley
FIFA Berikan Bonus pada Tiap Pemain
FIFA untuk pertama kalinya akan memberikan bonus langsung kepada para peserta Piala Dunia Wanita 2023 Australia-Selandia Baru. Tak hanya untuk pemenang saja, seluruh pemain yang berkompetisi pada laga fase grup juga akan diberikan bonus.
Para pemain yang timnya tidak lolos dari fase grup akan mendapatkan bonus sebesar USD30 ribu (Rp445 juta). Bonus ini jumlahnya akan terus meningkat seiring laju tim mereka di putaran akhir Piala Dunia Wanita 2023. Puncaknya tentu saja adalah pemain dari tim juara, yang masing-masing akan mendapat bonus sebesar USD270 ribu, atau sekitar Rp4 miliar.
Kucuran dana ini tentu merupakan upaya yang bagus sebab angkanya jauh berbeda dengan rata-rata penghasilan di tempat mereka bermain. Menurut laporan FIFA pada 2022, gaji yang didapat oleh setiap pemain di klub adalah USD14 ribu atau sekitar Rp208 juta per tahun.
Mengutip The Guardian, Federasi Asosiasi Pesepak Bola Profesional Internasional (FIFPro) memuji langkah FIFA ini. Menurut mereka, ini merupakan "hasil aksi kolektif global dari 150 pemain timnas". November 2022 lalu, FIFPro bersurat ke FIFA yang ditandatangani 150 pemain sepak bola wanita internasional, meminta kesetaraan baik finansial maupun dalam kondisi bekerja. Utamanya adalah kesetaraan dalam hadiah yang diterima pemain perseorangan.
Selain memberi bonus terhadap setiap pemain, FIFA juga bakal memberi hadiah tiga kali lipat lebih besar dari Piala Dunia edisi sebelumnya. Pada edisi ke-9 ini, FIFA akan menyediakan hadiah total sebesar USD152 juta atau setara Rp2,258 triliun, sebelumnya hadiah yang diberikan sebesar USD50 juta (Rp742 miliar) saja.
Adapun Timnas Wanita Inggris tergabung di grup D bersama Denmark, China, dan Haiti. The Lionesses akan mengawali langkahnya di turnamen tersebut kontra Haiti pada 22 Juli mendatang di Suncorp Stadium, Brisbane, Australia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar