Search This Blog

Peneliti ASEAN Korea University: Hubungan RI-Korsel Masuk ke Third Wave

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Peneliti ASEAN Korea University: Hubungan RI-Korsel Masuk ke Third Wave
Jun 1st 2023, 22:55, by Nadia Riso, kumparanNEWS

Peneliti atau akademisi ASEAN dari Korea University ASEAN Center, Shin Jae-hyuk dan Ko Young-kyung. Foto: Nadia Riso/kumparan
Peneliti atau akademisi ASEAN dari Korea University ASEAN Center, Shin Jae-hyuk dan Ko Young-kyung. Foto: Nadia Riso/kumparan

Hubungan bilateral Indonesia-Korea Selatan memasuki tahun ke-50. Selama 50 tahun terakhir, kerja sama dalam berbagai bidang telah terjalin.

Selain itu, hubungan kedua negara terjalin karena memiliki kesamaan sejarah yaitu pernah dijajah Jepang dan sama-sama merdeka pada 1945. Korsel pun pernah menjadi negara termiskin di dunia karena Perang Korea, dan bangkit menjadi salah satu negara maju yang terkenal dengan industri dan teknologinya.

Peneliti ASEAN dari Korean University ASEAN Center, Ko Young-kyung, mengatakan hubungan Indonesia dan Korsel secara umum dibagi dalam tiga gelombang.

Gelombang pertama dimulai pada 1960-an, saat kedua negara belum lama meraih kemerdekaan. Sementara gelombang kedua terjadi pada periode 1980-1990, di mana kedua negara fokus pada kerja sama di sektor industri, termasuk industri elektronik.

"Tapi sekarang masuk dalam critical third wave. Manufaktur, mobil listrik, dan Indonesia adalah penghasil nikel terbesar di Indonesia," kata Ko saat menerima jurnalis peserta program Indonesia-Korea Journalist Network di Korean University, Rabu (31/5).

Gedung Korea University ASEAN Center. Foto: Nadia Riso/kumparan
Gedung Korea University ASEAN Center. Foto: Nadia Riso/kumparan

Meski hubungan kerja sama semakin erat, Ko mengaku masih penasaran dengan apa yang Indonesia butuhkan di industri.

"Kami ingin tahu apa yang dibutuhkan industri dan pemerintah di Indonesia. Intinya tahun ini adalah titik balik bagi kedua negara," tuturnya.

Peneliti ASEAN lainnya, Shin Jae-hyuk, mengaku optimistis dengan peningkatan ekonomi Indonesia. Ia menyebut kondisi ekonomi Indonesia menuju ke arah yang positif.

"Pertama, warga Indonesia meminta pemimpinnya untuk menciptakan lapangan kerja untuk meningkatkan ekonomi. Mereka harus mendengarkan apa yang warganya katakan," kata Shin.

Shin mengatakan, apa yang dilakukan Indonesia berjalan ke arah yang baik karena Presiden Jokowi dinilai bisa melakukan apa yang masyarakat inginkan sehingga ekonomi bisa tumbuh.

"[Namun] Korsel punya posisi unik karena situasinya dengan Korut. [Sementara] Indonesia hanya perlu fokus pada sumber daya alam dan sumber daya manusianya untuk peningkatan ekonomi. Saya sangat optimistis dengan peningkatan ekonomi di Indonesia," pungkasnya.

Media files:
01h1ta3zbn31ca4hn6md24kh75.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar