Bacapres Ganjar Pranowo tiba di peresmian rumah aspirasi relawan 2024. Foto: PDIP
Bacapres PDIP dan PPP, Ganjar Pranowo, mulai melakukan safari politik menjelang 2024 di tengah tugasnya sebagai Gubernur Jawa Tengah. Ganjar pun menceritakan bagaimana strategi yang ia lakukan agar safarinya tidak menjadi conflict of interest (COI) atau konflik kepentingan.
Ganjar mengaku tak terlalu sulit untuk membagi waktunya sebagai gubernur dan capres. Ia menuturkan akan melakukan safari politik di akhir pekan untuk menghindari COI.
"Membagi (waktu) nya tidak terlalu sulit karena saya tahu diri masih menjadi pejabat. Maka menghindari conflict of interest, saya pergi keluar Jawa Tengah pada saat hari libur," kata Ganjar di rumah aspirasi relawan di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (1/6).
Selain itu, Ganjar juga menggunakan aplikasi digital untuk tetap menerima keluhan masyarakat. Sejauh ini, keluhan masyarakat bisa direspons dengan cepat.
"Ini bukan zaman batu, ini zaman digital maka ketika libur pun saya mengerjakan dengan alat kecil ini (menunjukkan HP). Sehingga tadi ada komplain tidak bisa sekolah dia dibully, kita urus di perjalanan harus beres hari ini," ucapnya.
"Mereka tidak mendapatkan pupuk, enggak usah teriak-teriak, lapor di aplikasi laporgub kami selesaikan," lanjut Ganjar.
Ia memastikan akan terus melakukan pelayanan masyarakat sebagai sikap politik. Ganjar juga menegaskan safari politiknya tidak menggunakan APBD Jateng.
"Jadi soal cerita pelayanan masyarakat itu soal sikap politik dan bagaimana hati kita untuk berkomitmen untuk itu. Di luar itu, dan kami tidak menggunakan anggaran dari APBD (untuk safari politik)," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar