Mar 3rd 2023, 10:55, by Andreas Gerry Tuwo, kumparanNEWS
Tentara AS dan Korea Selatan mengambil bagian dalam latihan militer bersama Korea Selatan-AS Ulchi Freedom Shield (UFS), di Rodriguez Live Fire Complex di Pocheon, Korea Selatan. Foto: Kim Hong -Ji/REUTERS
Amerika Serikat dan Korea Selatan (Korsel) akan menggelar latihan perang skala besar. Latihan gabungan ini kerap memicu amarah Korut.
Rencana latihan yang diberi nama Freedom Shield itu akan digelar dari 13 sampai 23 Maret. Pernyataan bersama Korsel dan AS menyebut latihan termasuk pendaratan amfibi.
Korsel dan AS menyatakan, tujuan utama latihan Freedom Shield untuk membentuk pertahanan negara sekutu dari berbagai ancaman.
"Freedom Shield dirancang demi memperkuat pertahanan dan kemampuan respons sekutu dengan fokus skenario latihan termasuk pada perubahan lingkungan keamanan, agresi DPRK (Korut) dan pelajaran dari perang dan konflik baru-baru ini," kata pernyataan bersama Korut-AS seperti dikutip dari Reuters.
Latihan-latihan sebelumnya selalu direspons keras oleh Korut lewat peluncuran rudal dan ancaman nuklir. Pyongyang menyebut latihan perang atau tindakan serupa menandakan AS dan sekutunya mengambil sikap permusuhan terhadap Korut.
Sementara itu, terkait potensi reaksi keras Korut juru bicara Tentara AS di Korsel (USFK) Kolenol Isaac Taylor menyatakan, latihan perang itu murni pertahanan dan rutin digelar.
Sedangkan Korsel mengatakan, Korut juga kerap menggelar latihan serupa setiap Musim Dingin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar