Search This Blog

Istimewanya Mobil Audi yang Disopiri Sugeng hingga Masuk Rombongan Polisi

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Istimewanya Mobil Audi yang Disopiri Sugeng hingga Masuk Rombongan Polisi
Jan 30th 2023, 12:45, by Mirsan Simamora, kumparanNEWS

Sugeng Guruh Utama (41) sopir mobil Audi A8 warna hitam. Foto: Dok. Istimewa
Sugeng Guruh Utama (41) sopir mobil Audi A8 warna hitam. Foto: Dok. Istimewa

Mobil Audi A6, sebelumnya disebut A8, yang disopiri Sugeng Guruh Gautama (41) bisa masuk rangkaian kendaraan polisi Polda Metro Jaya. Menjadi pertanyaan mengapa Audi itu bisa begitu istimewa?

Rombongan polisi dari Polda Metro Jaya itu sendiri hendak melakukan olah tempat kejadian perkara atau olah TKP pada 20 Januari 2023 di lokasi pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon cs di daerah Ciranjang, Cianjur, Jabar.

Kemudian di dalam rangkaian, masuk mobil Audi A6 hitam yang dikemudikan Sugeng Guruh dan ditumpangi Nur (23), anaknya yang masih 2 tahun, serta baby sitter.

"Nur diminta suaminya untuk masuk ke dalam rangkaian. Suaminya ini orang yang bertugas di dalam rombongan itu," beber Yudi Junadi, pengacara Sugeng, Senin (30/1).

Yudi menerangkan, Audi itu milik seorang perwira polisi berpangkat kompol yang bertugas di Polda Metro Jaya, yang juga merupakan suami dari Nur. Nur dalam jumpa pers sebelumnya menyebut inisial suaminya D.

"Di dalam BAP itu dituangkan, majikan Sugeng itu Ibu Nur dan seorang perwira polisi," jelas Yudi.

Nur (23), istri penyidik polisi yang berada di mobil Audi A8 hitam. Foto: kumparan
Nur (23), istri penyidik polisi yang berada di mobil Audi A8 hitam. Foto: kumparan

Sugeng bekerja sudah beberapa bulan untuk Nur dan suaminya yang tinggal di apartemen di kawasan elite Kuningan, Jaksel. Selain Audi, mereka juga memiliki Mercy dan Fortuner.

Saat kecelakaan menimpa Selvi, Audi itu memakai pelat nopol B 1482 QH. Polisi itu menyebut nopol itu palsu dan nomor asli mobil itu B 999 LS.

"Mobil Audi itu, kan, sehari-hari pakai pelat nopol Polda Metro, yang kemudian disebut polisi nopolnya tak sesuai (palsu)," tegas Yudi.

Belakangan disebut pelat B 1482 QH adalah pelat milik Staf Pribadi Pimpinan (Spripim) Polda Metro Jaya.

Yudi menegaskan, apabila orang biasa mana mungkin berani memakai pelat Spripim Polda Metro.
Mobil sedan Audi seri A6 saat terjadi kecelakaan pada Selvi memakai nopol B 1482 QH milik Spripim Polda Metro Jaya  Foto: Dok. Istimewa
Mobil sedan Audi seri A6 saat terjadi kecelakaan pada Selvi memakai nopol B 1482 QH milik Spripim Polda Metro Jaya Foto: Dok. Istimewa
Mobil sedan Audi seri A6 memiliki pelat nopol asli B 999 LS.  Foto: Dok. Istimewa
Mobil sedan Audi seri A6 memiliki pelat nopol asli B 999 LS. Foto: Dok. Istimewa

Pengacara Ungkap Kejanggalan

Yudi juga menyampaikan sejumlah kejanggalan terkait kasus kecelakaan yang menimpa Selvi yang juga mahasiswinya di kampus Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur.

Selain menjadi pengacara Sugeng, Yudi juga menjadi pengacara keluarga Selvi.

Sugeng Guruh Utama (41 tahun), sopir mobil sedan Audi A6 masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Foto: Dok. Istimewa
Sugeng Guruh Utama (41 tahun), sopir mobil sedan Audi A6 masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Foto: Dok. Istimewa

"Ketika terjadi tabrakan, kenapa polisi tidak ada yang turun memberi pertolongan? Ini menyangkut nyawa manusia. Memangnya mereka dalam keadaan darurat? Olah TKP, kan, bisa diundur, lagian kalau ada tindak pidana, kan pelaku bisa langsung diamankan sama rombongan polisi ini," urai Yudi.

Karena itu dia menyayangkan rombongan polisi Polda MetroJaya yang tetap melaju saat ada kecelakaan yang menimpa Selvi hingga meninggal dunia.

Ini soal nyawa manusia, lho," kata Yudi.

Sugeng kini ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi setelah sebelumnya dinilai kabur dan masuk DPO. Sugeng dikenakan Pasal 310 UU Lalu Lintas dan kini sudah ditahan.

Media files:
01gqwd5ck8gb0w4rzyqfrc5caq.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar