Para champion dan runner-up MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 2 2025 - 2026 KU 10 dan KU 12 merayakan kemenangan di podium usai pertandingan final, di Lapangan Chandradimuka Pusdikif, Bandung, Minggu (1/2/2026). Foto: MilkLife Soccer
MilkLife Soccer Challenge mendapat penghargaan dalam acara PSSI Awards untuk kategori Grassroots Development Program of the Year dalam acara yang dihelat di Studio 6 Emtek City, Jakarta, Sabtu (28/3).
Penghargaan ini diterima oleh Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, yang menghadiri acara secara langsung. Teddy mengucapkan terima kasih atas penghargaan dari PSSI yang diberikan kepada program MilkLife Soccer Challenge.
Baginya, penghargaan tersebut menjadi motivasi ekstra untuk terus melanjutkan pengembangan dan pemassalan sepak bola wanita usia dini di akar rumput melalui program MilkLife Soccer Challenge.
"Kami sangat senang bahwa program MilkLife Soccer Challenge bisa menerima penghargaan Grassroots Program of the year. Kami ucapkan terima kasih kepada PSSI yang sudah memberikan kepercayaan kepada program kami," tutur Teddy Tjahjono kepada kumparanBOLANITA, Jumat (28/3).
"Hal ini memberikan kami motivasi untuk tetap bersemangat untuk bisa terus menjalankan program ini, di mana untuk saat ini, jumlah peserta MLSC sdh mencapai 30 ribu anak untuk U-8, U-10 dan U-12 di tahun 2025," sambungnya.
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, di Konferensi pers MilkLife Soccer Challenge All-Stars di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (23/1/2025). Foto: Aji Nugrahanto/kumparan
Teddy juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Bakti Olahraga Djarum Foundation yang terus mendukung event MilkLife Soccer Challenge sejak pertama kali kick-off di pertengahan 2023 lalu. Menurut Teddy, keberhasilan ini merupakan buah dari dukungan dari Bakti Olahraga Djarum Foundation, sponsor, dan semua pihak yang terlibat selama tiga tahun berjalan.
"Kami juga terutama mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Victor R. Hartono dan Djarum Foundation yang selalu mendukung program pengembangan sepak bola putri di Indonesia," ungkap Teddy.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua tim dan kru dari MilkLife Soccer Challenge, semua peserta dan sekolah-sekolah, dan mitra-mitra sponsor yang terus mendukung program ini," lanjutnya kemudian.
Grassroots Development Program of the Year merupakan penghargaan yang diberikan kepada program yang mampu menjangkau dan melibatkan pemain usia dini secara luas, termasuk anak-anak dan perempuan serta membuka kolaborasi dengan berbagai pihak eksternal.
Penilaian yang dilakukan mempertimbangkan inovasi dalam bentuk program dan model pembinaan yang dijalankan serta keberlanjutan dan potensi pengembangan jangka panjang.
Pertandingan di MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 2 2025/26 di Lapangan Chandradimuka Pusdikif dan Stadion Sidolig. Foto: Dok. MilkLife Soccer Challenge
Berjalan 3 Tahun, Diikuti Puluhan Ribu Siswi
MilkLife Soccer Challenge merupakan turnamen pemassalan sepak bola putri usia dini yang diprakarsai oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife. Event ini pertama kali digelar di Kudus pada Juni 2023 lalu.
Perjalanan ini dimulai pada 2023. Djarum Foundation bersama MilkLife memulai demam sepak bola putri melalui MilkLife Soccer Challenge untuk kelompok usia U-10 dan U-12 di Kudus. Program pembinaan ini diikuti lebih dari 1.000 siswi Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar (MI/SD) di Kudus dalam tiga kali penyelenggaraan.
Berlanjut di 2024, MilkLife Soccer Challenge menjangkau area yang lebih luas. Sebanyak delapan kota dari berbagai wilayah di Pulau Jawa jadi tempat untuk mencari dan menumbuhkan bibit-bibit unggul sepak bola putri. Delapan kota itu yakni Kudus, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Tangerang dan Jakarta.
Sementara itu, di musim 2025/26 program ini memperluas kelompok usianya menjadi tiga kategori yakni U-8, U-10, serta U-12. Tak cuma kategori yang bertambah, jumlah kota untuk Seri 2 musim ini juga menjadi 12 kota.
10 kota di antara digelar di Pulau Jawa: Kudus, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Tangerang, Bekasi, Malang, dan Jakarta. Lalu, dua kota lainnya digelar di Pulau Kalimantan tepatnya di Samarinda dan Banjarmasin. Hingga saat ini MilkLife Soccer Challenge sudah diikuti oleh lebih dari 30.000 siswi di seluruh Indonesia.
Petugas melayani warga yang mengambil paket sembako pada Pasar Murah untuk Rakyat di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (28/3/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa penyelenggaraan pasar murah dan bazar rakyat di kawasan Monas, Jakarta Pusat, merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk berbagi kebahagiaan kepada masyarakat usai Lebaran.
Hal itu disampaikan Teddy usai meninjau kegiatan pasar murah di Monas, Sabtu (28/3).
"Untuk apa? Jadi Bapak Presiden ingin, ya berbagi kebahagiaanlah. Ada warga-warga dari daerah belikan anaknya baju ya kan, baju Lebaran, sepatu, tas, perlengkapan sekolah, alat ibadah dan sebagainya. Intinya kira-kira begitu," kata Teddy.
Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya usai meninjau pasar murah di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (28/3). Foto: Zamachsyari/kumparan
Ia menjelaskan, kegiatan ini berangkat dari tingginya antusiasme masyarakat dalam acara Istana Untuk Rakyat yang digelar saat Hari Raya.
"Jadi kemarin saat hari Lebaran itu ada Istana Untuk Rakyat. Nah, tapi antusiasme masyarakat yang hadir di istana melebihi yang kita perkirakan. Nah, kemudian Bapak Presiden ingin membuat nuansa kegembiraan Lebaran ini masih terasa," ujarnya.
Teddy berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk merayakan Lebaran bersama dalam suasana kebersamaan.
"Jadi kalau rekan-rekan lihat di belakang ada Istana Untuk Rakyat, jadi diharapkan semuanya masyarakat bisa merayakan Lebaran," ucap dia.
Warga antre untuk menukarkan kupon sembako pada Pasar Murah untuk Rakyat di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (28/3/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
Lebih lanjut Teddy mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut, pemerintah membagikan kupon belanja kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan Lebaran sekaligus mendukung pelaku usaha kecil.
"Tadi ada kita berikan kupon, 100.000 kupon. Satu kupon itu Rp 500.000. Jadi ada untuk sembako, ada juga untuk barang. Barangnya apa? Nah, sekalian juga untuk menghidupkan UMKM-UMKM, pedagang-pedagang. Nah, dari ada Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, Pasar Ular, kemudian beberapa pasar lain se-Jabodetabek melalui Pak Menteri UMKM, Pak Maman, dibawa ke sini, mereka jualan, kita beli barangnya," tandas dia.