May 3rd 2025, 17:00, by DN Mustika Sari, kumparanHITS
Band for Revenge rilis EP Sebelum Merayakan. Foto: Dok. Istimewa
Grup band for Revenge akan menggelar konser tunggal perdananya. Setelah 19 tahun bermusik, grup beranggotakan Boniex Noer (vokalis), Arief Ismail (gitaris), Izha Muhammad (basis), dan Archims Pribadi (drummer), akan menggelar konser tunggal yang bertajuk Sang Derana.
for Revenge mengaku sangat antusias menantikan gelaran konser tunggal mereka. Hal tersebut disampaikan oleh Arief dan Izha dalam konferensi pers yang digelar beberapa waktu lalu.
"Deg-degan sih tapi senang gak kebayang sama sekali dari dulu. ada sih keinginan untuk pengin tapi kayaknya gak mungkin ya dan ini mungkin bersama Katarsis (promotor)," ujar Arief.
Band For Revenge. Foto: Didi Music Records
"Deg-degan dan gak nyangka juga kalau kita kan udah sering main di festival dan headliner dan gak nyangka bisa ada di posisi sekarang. Apalagi sekarang mau ngadain konser tunggal," timpal Izha.
Sementara itu, sang drummer, Archims, mengungkapkan konser tunggal tersebut seolah menjadi penanda bahwa kerja kerasnya selama ini terbayar lunas.
"Perjuangan saya terbayar di mana saya dulu direndahin, 'oh lu masih ngeband aja lu' sekarang kan gantian 'kok lu masih kerja aja lu' haha," kata Archims sembari berkelakar.
Band For Revenge. Foto: Didi Music Records
Dalam kesempatan yang sama, Boniex sang vokalis mengungkapkan alasan for Revenge mantap menggelar konser tunggalnya di tahun ke-19 mereka berkarya.
"Sebenarnya yang memantapkan itu, kalau ini waktunya, kita udah hampir kayanya tiap minggu main beberapa titik, kok enggak pernah main konser tunggal," tuturnya.
Dalam konser itu, for Revenge akan melibatkan Lomba Sihir, Stand Here Alone, dan Elsa Japasal. Konser tersebut akan digelar di Jakarta pada tanggal 19 Juli mendatang.
Namun, Boniex memastikan bahwa konser bertajuk Sang Derana itu, tak hanya akan hadir di Jakarta. Ada beberapa kota yang juga akan mereka sambangi sepanjang tahun ini.
"Rencana gambarannya ada lima kota sih, Bandung, Jakarta, Surabaya, Bali, sisanya rahasia, akan diselesaikan tahun ini," tuturnya.
Meski demikian, for Revenge masih belum bisa membocorkan venue konser di Jakarta nanti. Namun, Boniex mengatakan bahwa mereka punya target lebih dari 3000 penonton dalam konser tunggal perdana mereka.
"Targetnya sekitar 3000-4000 lah. (Venuenya) Indoor karena ada orchestra dan choirnya," tutup Boniex.
Sang Derana bukan hanya sekedar pertunjukkan musik. Lewat konser itu, for Revenge bakal mengajak para penonton jadi bagian dari perjalanan karier mereka.
for Revenge juga akan membawa sudut pandang dari tiga sisi patah hati manusia. Dari hubungan antar manusia ke pasangan, keluarga, dan kepada Tuhan.
Penjualan tiket sudah mulai dibuka. Harga jual tiket mulai dari Rp 129 ribu hingga 639 ribu rupiah yang terbagi ke dalam empat kategori.
May 3rd 2025, 16:47, by zamachsyari chawarazmi, kumparanNEWS
Damkar Kota Bogor mengevakuasi biawak dari rumah warga. Foto: Instagram/ @damkarkotabogor_official
Seekor biawak berukuran sekitar 1,5 meter berhasil dievakuasi dari sebuah rumah warga di kawasan Dramaga Regency, Kota Bogor, pada Jumat (2/5) pagi.
Proses evakuasi dilakukan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bogor dari Regu Yasmin.
Kejadian tersebut terjadi di rumah warga yang beralamat di Dramaga Regency D2 RT 003/RW 009, Kelurahan Balungbangjaya, Kecamatan Bogor Barat. Laporan pertama diterima oleh petugas sekitar pukul 09.30 WIB dari seorang warga bernama Bapak Mahendra.
Dalam laporannya, Mahendra menyebutkan bahwa ia mendengar suara berisik dari dalam plafon rumahnya. Setelah dicek, ternyata seekor biawak jatuh dari dalam plafon.
"Pelapor mendengar suara berisik dari dalam plafon ternyata ada seekor biawak jatuh dari dalam plafon, biawak tersebut berukuran ± 1.5 m," tulis akun Instagram resmi @damkarkotabogor_official yang dikutip Sabtu (3/5).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu 2 dari Pos Yasmin segera bergerak ke lokasi pada pukul 09.33 WIB dan tiba tujuh menit kemudian, tepatnya pukul 09.40 WIB.
Petugas Damkar langsung melakukan penanganan di tempat kejadian dengan menggunakan peralatan yang tersedia. Proses evakuasi berlangsung cepat dan berhasil diselesaikan dalam waktu 15 menit.
"Mendatangi langsung tempat kejadian, anggota pemadam kebakaran dan penyelamatan segera menangani menggunakan peralatan rescue. Biawak dapat ditangani dalam keadaan hidup,"lanjutnya.