Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus ketika ditemui di Sarinah, Jakarta, Selasa (6/2/2024). Foto: Soni Insan Bagus/kumparan
Suporter PSIM Yogyakarta hadir saat melawan Persebaya di pekan perdana Super League, Jumat (8/8). Laga tersebut berakhir untuk kemenangan PSIM 1-0.
Kehadiran suporter PSIM tentu membuat sang tim berpotensi mendapatkan sanksi. Sebab, I.League masih melarang suporter tamu untuk hadir.
Dirut I.League, Ferry Paulus, buka suara soal hadirnya suporter PSIM. Ferry menyerahkan persoalan hukuman kepada Komdis PSSI.
"Memang larangan itu kan ada. Seperti beberapa waktu yang kita putuskan, bahwa ini menjadi catatan tentunya. Larangannya ada di komdis untuk menindaklanjuti hasil dari kehadiran PSIM sendiri," ucap Ferry kepada wartawan.
Kendati suporter tim tamu hadir di stadion, laga Persebaya vs PSIM berlangsung lancar. Ferry berharap ada sinyal positif yang membuat larangan away bisa dicabut.
Pemain Persebaya Surabaya Rizky Dwi Pangestu (kedua kanan) berebut bola dengan penjaga gawang PSIM Yogyakarta Cahya Supriadi (kanan) pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/8/2025). Foto: Rizal Hanafi/ANTARA FOTO
"Kami Liga juga sudah menyampaikan bahwa larangan itu memang sesuai dengan apa yang sudah digariskan oleh FIFA. Belum bisa diizinkan. Tetapi hal-hal positif yang hari ini terjadi, ini menjadi catatan yang penting buat kita, supaya ini juga bisa menjadi terobosan yang baik," ucap Ferry.
"Manakala nanti dalam perjalanan juga FIFA melihat, meskipun kalah, suporter tamu datang, mereka juga sangat harmonis. Ya, ini jadi sesuatu yang positif dan baik. Mudah-mudahan ini juga menjadi terobosan untuk bisa mendapatkan izin," tambahnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar