Search This Blog

Arti dan Makna Garuda Pancasila sebagai Lambang Negara RI

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Arti dan Makna Garuda Pancasila sebagai Lambang Negara RI
Dec 17th 2022, 21:15, by Berita Terkini, Berita Terkini

Arti dan Makna Garuda Pancasila sebagai Lambang Negara RI
Ilustrasi artikel Arti dan Makna Garuda Pancasila sebagai Lambang Negara RI. Sumber: unsplash.com/Mufid Majnun https://unsplash.com/photos/iqm36Y14P5U

Lambang negara Republik Indonesia diatur dalam UUD 1945 Pasal 36A yang menyebutkan bahwa lambang negara ialah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika. Lambang negara Garuda Pancasila sering kita temukan di berbagai instansi seperti kantor atau sekolah. Lambang negara Garuda Pancasila juga sering kita jumpai pada berbagai dokumen resmi, seperti paspor dan ijazah.

Lambang negara Garuda Pancasila memiliki makna dan arti yang sangat penting bagi Indonesia. Dalam artikel berikut ini, kita akan menyimak penjelasan arti dan makna Garuda Pancasila sebagai lambang negara Republik Indonesia.

Baca juga: Sejarah dan Makna Lambang Garuda Pancasila sebagai Lambang Negara Indonesia

Penjelasan Mengenai Lambang Negara Republik Indonesia

Arti dan Makna Garuda Pancasila sebagai Lambang Negara RI (1)
Ilustrasi Upacara Bendera di Indonesia. Sumber: unsplash.com/Mufid Majnun https://unsplash.com/photos/La3MwNrgEDc

Menurut buku Top Modul: Lolos Tes CPNS oleh Tim Smart Genesis (2017: 25), lambang negara Garuda Pancasila mempunyai nilai filosofis yang menggambarkan bahwa Indonesia adalah bangsa dan negara yang kuat. Arti dan makna lambang Garuda Pancasila terdiri dari 3 bagian pokok, yaitu sebagai berikut.

Makna Burung Garuda

  1. Memiliki makna filosofis, bentuk fisik yang gagah dan kuat, kelincahan, keuletan, kecerdasan, kewaspadaan, kegesitan, serta sifat pantang menyerah yang menggambarkan sifat Negara Indonesia yang gagah dan kuat.

  2. Warna keemasan burung garuda melambangkan keagungan dan kejayaan.

  3. Bagian-bagian tubuh burung garuda (paruh, cakar, sayap, ekor) melambangkan kekuatan dan tenaga pembangunan.

  4. Jumlah burung garuda menggambarkan hari kemerdekaan Indonesia, yaitu 17 Agustus 1945. Dua pasang sayap berjumlah 17, bulu ekor terdiri dari 8 helai bulu, pada pangkal ekor terdapat 19 helai bulu, dan pada lehar burung garuda terdapat 45 helai bulu.

Makna dan Arti Perisai Pancasila

  • Perisai atau tameng menggambarkan alat pertahanan, perlindungan, dan perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita bangsa.

  • Garis tebal di tengah-tengah perisai melambangkan garis khatulistiwa yang terletak di tengah-tengah wilayah kepualauan Indonesia sebagai negara tropis yang dilintasi garis khatulistiwa yang membentang dari timur ke barat.

  • Merah-putih sebagai warna dasar bendera kebangsaan Indonesia. Pada tengahnya mempunyai warna dasar hitam yang mengandung makna jantan dan ksatria.

  • Lima buah ruang pada perisai melambangkan dasar negara Pancasila, yaitu:

  1. Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa.

  2. Sila kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

  3. Sila ketiga: Persatuan Indonesia.

  4. Sila keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan.

  5. Sila kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Makna Semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Kedua cakar Garuda Pancasila mencengkeram pita dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Semboyan ini secara harfiah bermakna, "meskipun berbeda-beda tetapa hakikatnya tetap satu" yang menunjukkan keberagaman bangsa Indonesia namun pada hakikatnya tetap satu bangsa, bangsa Indonesia.

Arti dan Makna Garuda Pancasila sebagai Lambang Negara RI (2)
Ilustrasi lambang Garuda Pancasila pada emblem Paskibra. Sumber: unsplash.com/Mufid Majnun https://unsplash.com/photos/rMccM3sgmD0

Itulah penjelasan mengenai arti dan makna Garuda Pancasila sebagai lambang negara Republik Indonesia. Semoga dapat menambah wawasan Anda.

(IND)

Media files:
01gmf41f08xkxxb2ybxschgtt3.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Penjelasan tentang Sesuatu yang Dilawan oleh Kesatria dalam Dongeng

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Penjelasan tentang Sesuatu yang Dilawan oleh Kesatria dalam Dongeng
Dec 17th 2022, 21:13, by Berita Terkini, Berita Terkini

Penjelasan tentang Sesuatu yang Dilawan oleh Kesatria dalam Dongeng
Ilustrasi artikel Penjelasan tentang Sesuatu yang Dilawan oleh Kesatria dalam Dongeng. Sumber: pexels.com/RODNAE Productions

Sebutkan sesuatu yang dilawan oleh kesatria dalam dongeng! Dongeng adalah sebuah cerita rekaan yang biasanya diceritakan kepada anak-anak. Dongeng selain dapat mengasah imajinasi, juga dapat dijadikan sebagai sarana penanaman ajaran kebaikan yang disampaikan dalam budi pekerti tokohnya.

Menurut buku Menulis Kreatif Dongeng: Sesuai Gaya Belajar Anak oleh Endah Kusumaningrum (2021: 33), dongeng dibagi menjadi dua tipe, yaitu dongeng klasik dan dongeng modern. Dongeng klasik pada umumnya adalah dongeng-dongeng anonim yang awalnya diceritakan orang tua pada anak secara lisan. Dongeng modern sendiri merupakan dongeng cerita fantasi modern yang juga dapat dikategorikan sebagai dongeng fantasi. Dongeng fantasi biasanya berlatar belakang sebuah kerajaan atau negeri rekaan.

Salah satu contoh cerita dongeng fantasi adalah petualangan kesatria dan dalam pertualangannya biasanya tokoh kesatria harus melawan sesuatu yang mengancam nyawanya atau mengancam negerinya. Sesuatu yang dilawan kesatria ini yang disebut sebagai karakter antagonis dalam dongeng.

Baca juga: Pengertian dan Contoh Sage dalam Cerita Dongeng Indonesia

Karakter Antagonis dalam Dongeng

Penjelasan tentang Sesuatu yang Dilawan oleh Kesatria dalam Dongeng (1)
Ilustrasi kumpulan buku anak. Sumber: pexels.com/cottonbro studio

Sesuatu yang dilawan oleh kesatria dalam dongeng adalah karakter-karakter antagonis atau karakter yang tidak disukai pembaca. Menurut Buku Ajar Apresiasi Prosa Indonesia oleh Dina Ramadhanti, S.Pd. (2018: 51), tokoh antagonis adalah tokoh yang menjadi lawan tokoh utama. Pertentangan antara tokoh protagonis dan tokoh antagonis sering ditemukan dalam cerita-cerita tradisional.

Tokoh protagonis mewakili kebaikan dan tokoh antagonis mewakili kejahatan. Tokoh protagonis selalu ada di pihak yang menang, sedangkan tokoh antagonis selalu berada di pihak yang kalah. Prinsip utama cerita tradisional adalah sebagai sumber nilai bahwa kebaikan akan selalu menang melawan kejahatan.

Tokoh kesatria dalam dongeng merupakan tokoh utama yang digambarkan memiliki ciri watak yang luhur, pemberani dan memiliki budi pekerti yang baik. Dalam perjalanannya, tokoh kesatria akan menghadapi karakter antagonis yang menjadi lawannya. Tokoh-tokoh antagonis dalam dongeng biasanya memiliki sifat yang jahat, culas dan licik. Contoh karakter yang dihadapi kesatria antara lain adalah monster dan penyihir.

Penjelasan tentang Sesuatu yang Dilawan oleh Kesatria dalam Dongeng (2)
Ilustrasi membaca buku dongeng. Sumber: pexels.com/Lina Kivaka

Itulah penjelasan mengenai karakter antagonis yang dilawan oleh kesatria dalam dongeng. Semoga dapat menambah wawasan Anda mengenai macam-macam karakter dalam dongeng.

(IND)

Media files:
01gmfhvwt9pezrkhcb8gy25sqw.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.