Apr 1st 2023, 21:20, by Intan Alliva Khansa, kumparanNEWS
Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso. Foto: Dok. Istimewa
Indonesia Police Watch (IPW) mengimbau lima oknum polisi yang terlibat dalam aksi KKN penerimaan bintara Polda Jateng 2022 menjadi justice collaborator.
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mengatakan, pelaku kejahatan yang bertindak sebagai justice collaborator akan mendapatkan keringanan. Selain itu, peran mereka akan membongkar praktik ini hingga ke akar-akarnya.
"Saya mengimbau lima orang anggota polri itu untuk jadi JC (justice collaborator). Anda memang salah tapi sebagai JC hukumannya bisa lebih ringan. Kedua, anda mengungkap praktik-praktik curang ini. Ketiga, kalau tidak diperbaiki yang di atas ini akan berpotensi terulang," ujar Sugeng, Sabtu (1/4).
Menurutnya, sejak awal Polda Jateng telah berusaha menutupi kasus ini dari masyarakat. Ia menyebut, semua yang berperan di dalamnya saling mengamankan satu sama lain.
"Jadi di sini ketika di OTT Jateng tidak ada yang tahu jadi ini saling diamankan. Proses demosi ini juga agar mereka lima orang ini tidak bersuara sekarang mereka di PTDH dan akan dipidana," tuturnya.
Ia juga tidak sependapat dengan istilah menembak di atas kuda. Menurutnya, praktik ini berjalan secara sistematis dan terstruktur.
"Bukan (menembak di atas kuda). Ini sistematis dan terstruktur, terencana, ada yang sengaja membocorkan (data kelulusan) dengan sebagai setengah perintah ternyata duitnya dapet dan di pull. Yang lulus ini yang dihubungi, kan, artinya ada data yang bocor dan ini pelanggaran kode etik, pansel ini harus diperiksa apakah sengaja atau karena kelalaian," tegas dia.
Ia juga meminta pemeriksaan tidak berhenti di tingkat kompol (komisaris polisi). Sebab menurutnya, aksi KKN ini melibatkan polisi dengan pangkat yang lebih tinggi.
"Menurut saya pelakunya ada yang lebih tinggi, tidak hanya tingkat kompol. Nah, ini menurut saya harus juga dimintai keterangan oleh Propam Mabes Polri karena kalau begini terus akan terus berulang," pungkas Sugeng.
Sebelumnya, lima oknum polisi di lingkungan Polda Jawa Tengah ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilaksanakan Divisi Propam Mabes Polri pada Juni 2022.
Mereka yakni Kompol AR, Kompol KN, AKP CS, Bripka Z, dan Brigadir EW. Tak hanya mereka, dua ASN Polri berinisial LN dan dan GTA juga ikut terlibat.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi sendiri memutuskan telah memecat lima orang anggotanya itu. Barang bukti yang berhasil diamankan mencapai total Rp 9 miliar.
PT Chery Sales Indonesia (CSI) serahkan 100 unit Chery Omoda 5 secara perdana kepada konsumen di Jakarta International Expo, Sabtu (1/4). Foto: dok. Chery Sales Indonesia
PT Chery Sales Indonesia (CSI) secara simbolis menyerahkan Chery Omoda 5 kepada 100 konsumen pertama mereka di Jakarta International Expo, Sabtu (1/4).
Sales Director PT CSI, Rendi Radito menjelaskan, penyerahan ratusan unit kepada konsumen yang melakukan pemesanan sejak IIMS tahun lalu itu sesuai dengan jadwal yang dijanjikan.
"Kita sudah dapat kurang lebih hampir seribu SPK (Surat Pemesanan Kendaraan), tapi ini baru 100 unit pertama untuk sisanya secara bertahap akan kita penuhi Mei," kata Rendi saat sela penyerahan Omoda 5.
Untuk itu, tambah Rendi, pihaknya berusaha untuk menggenjot produksi Omoda 5 yang sudah dilakukan di fasilitas pabrik rekanan di Bekasi, Jawa Barat.
PT Chery Sales Indonesia (CSI) serahkan 100 unit Chery Omoda 5 secara perdana kepada konsumen di Jakarta International Expo, Sabtu (1/4/2023). Foto: Sena Pratama/kumparan
"Untuk produksi terus kita tingkatkan, jadi sepanjang April ini kita berusaha penuhi sisa dari pemesanan yang belum terpenuhi baik dari IIMS maupun GIIAS kemarin," imbuhnya.
Sementara itu, Dealer Network Development Director PT CSI Zeng Shuo menambahkan, produksi Omoda 5 saat ini baru untuk tipe tertingginya yakni RZ. Sementara, tipe Z baru akan dimulai pada Mei tahun ini.
Chery Omoda 5 sejatinya sudah melakukan debutnya di Indonesia sejak tahun lalu dan baru pada tahun ini dijual secara resmi. Harganya mulai Rp 329,8 juta untuk tipe Z dan Rp 399,8 juta untuk tipe RZ.
Kedua varian sama-sama dibekali dengan fitur canggih sebut saja fitur keselamatan aktif, kamera 360, sampai adaptive cruise control. Sementara perbedaan fitur dengan varian tertinggi meliputi sunroof, power tailgate, sampai dengan penghangat kaca spion.
PT Chery Sales Indonesia (CSI) serahkan 100 unit Chery Omoda 5 secara perdana kepada konsumen di Jakarta International Expo, Sabtu (1/4/2023). Foto: Sena Pratama/kumparan
Masih ada lagi fitur penunjang kenyamanan, mulai dari jok depan yang punya ventilasi pendingin udara, ambient light yang warnanya bisa diganti, multimedia layar sentuh, wireless charging, dan panel meter digital berukuran 20,1-inci.
Omoda 5 menggunakan mesin 1.500 cc turbo dengan tenaga 145 dk dan torsi maksimum 230 Nm yang dipadukan dengan transmisi CVT 9-percepatan.
Sistem pengereman ABS, EBD, BA, Electronic Stability Control, Traction Control, Hill Start Assist, Hill-start Assist Control, Hill Descent Control, kamera 360 derajat, dan Advanced Driving Assistant (ADAS).