Wireless Festival di Inggris dibatalkan usai rapper Kanye West dilarang masuk ke negara tersebut. Dilansir Variety, Kanye West dicekal masuk ke Inggris akibat pernyataan ujaran kebencian antisemit yang ia sampaikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini berdasarkan pernyataan resmi dari pihak festival.
Ujaran kebencian antisemit adalah segala bentuk ekspresi, tulisan, atau perilaku menyebarkan prasangka, permusuhan, diskriminasi, atau kekerasan terhadap orang Yahudi, baik sebagai individu maupun kelompok.
“Kementerian Dalam Negeri telah mencabut izin perjalanan elektronik (ETA) milik YE, sehingga ia tidak diizinkan masuk ke Inggris. Akibatnya, Wireless Festival dibatalkan dan pengembalian dana akan diberikan kepada seluruh pemegang tiket,” bunyi pernyataan tersebut.
Kanye West. Foto: AFP/Jewel SAMAD
Pemilihan Kanye West Sebagai Penampil di Wireless Festival
Pemilihan Kanye West sebagai penampil di Wireless Festival merupakan keputusan bersama dari penyelenggara. Saat itu, tidak ada keberatan terkait pernyataan antisemitisme.
“Kami menyadari dampak nyata serta personal dari isu ini. Seperti yang disampaikan YE hari ini, ia mengakui bahwa kata-kata saja tidak cukup, dan meski demikian ia tetap berharap dapat memulai dialog dengan komunitas Yahudi di Inggris,” bunyi pernyataan tersebut.
Wirless Festival telah diliputi polemik sejak pengumuman West sebagai headliner. Bahkan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, sudah menyampaikan ketidaksetujuannya beberapa hari setelah pengumuman tersebut.
Kritik terhadap West semakin meningkat setelah dua konsernya terjual habis di Los Angeles, Amerika Serikat, pekan lalu. Tekanan publik yang semakin besar membuat izin masuk pria 48 tahun itu ke Inggris menjadi tidak pasti.
Kanye West Foto: Getty Images
West sebenarnya sempat meminta maaf terkait pernyataannya, lewat iklan di Wall Street Journal pada Januari lalu, namun isu itu kembali mengemuka pada awal pekan ini. West ditawarkan untuk berdialog dengan pemimpin komunitas Yahudi di Inggris.
Sementara itu, Managing Director Festival Republic, Melvin Benn, selaku promotor Wireless, memberikan pembelaan terhadap West.
“Aku telah menyaksikan banyak perilaku yang tidak pantas dan harus aku maafkan serta aku tinggalkan. Jika sebelumnya belum, kini aku menjadi pribadi yang menjunjung tinggi pemaafan dan harapan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pekerjaan,” kata Benn.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar