Search This Blog

Perempuan Lebih Berisiko Mengalami Vertigo setelah Jadi Ibu, Kenapa Ya?

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Perempuan Lebih Berisiko Mengalami Vertigo setelah Jadi Ibu, Kenapa Ya?
Apr 5th 2026, 17:43 by kumparanMOM

Ilustrasi ibu mengalami vertigo. Foto: PBXStudio/Shutterstock
Ilustrasi ibu mengalami vertigo. Foto: PBXStudio/Shutterstock

Vertigo adalah sensasi pusing seolah-olah lingkungan atau tubuh sendiri berputar, yang terjadi karena gangguan sistem keseimbangan di telinga bagian dalam atau otak. Apakah Anda pernah mengalaminya, Moms?

Sejumlah ibu mengaku lebih sering mengalami vertigo setelah melahirkan, padahal sebelumnya tidak pernah. Ternyata, hal tersebut valid dan ada penjelasan ilmiahnya, lho!

Yuk simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Perubahan Fisiologis & Hormon Memicu Vertigo pada Ibu

Ibu hamil sering mengalami migrain Foto: Shutterstock
Ibu hamil sering mengalami migrain Foto: Shutterstock

Mengutip penelitian yang dipublikasikan di PubMed Central pada 2022, perubahan hormonal yang signifikan saat seorang perempuan hamil — termasuk peningkatan estrogen, progesteron, hormon plasenta, dan perubahan cairan tubuh — dapat memengaruhi fungsi telinga bagian dalam dan sistem vestibular.

Hormon-hormon tersebut dapat:

  • Mengubah komposisi cairan di endolimfe dan perilimfe telinga bagian dalam, yang penting untuk keseimbangan.

  • Mengganggu sinyal keseimbangan antara telinga, otak, dan sistem visual.

  • Menyebabkan gangguan postur dan koordinasi selama dan setelah kehamilan.

Karena wanita mengalami fluktuasi hormonal yang drastis saat hamil, efek ini sering menyebabkan gejala vertigo lebih sering atau intens dibandingkan populasi umum.

Vertigo dan Perubahan Postur setelah Kehamilan

Ibu hamil sakit kepala Foto: Shutterstock
Ibu hamil sakit kepala Foto: Shutterstock

Selain perubahan hormon, tubuh perempuan juga mengalami perubahan berat badan, tekanan darah, dan struktur sendi saat hamil. Semua ini memengaruhi cara tubuh menjaga keseimbangan.

Sistem vestibular tidak hanya dipengaruhi oleh hormon, tetapi juga oleh:

  • Perubahan distribusi cairan tubuh.

  • Tekanan darah yang lebih rendah atau fluktuatif.

  • Perubahan tekanan di rongga telinga akibat posisi tubuh atau pembesaran uterus.

Semua faktor ini bisa membuat seorang ibu merasa lebih sering mengalami vertigo, pusing, atau tidak seimbang, terutama dalam beberapa bulan setelah melahirkan.

Meski demikian, hingga kini para ilmuwan masih terus menyelidiki secara lebih rinci hubungan antara kehamilan, perubahan hormonal, dan gangguan vestibular seperti vertigo.

Media files:
01gr3stgdscyc4a2rreb6tj4ab.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts