Media pemerintah Iran merilis gambar yang diklaim menunjukkan puing-puing pesawat tempur Amerika Serikat yang jatuh di wilayah Iran tengah, di tengah konflik yang sedang berlangsung dan operasi pencarian awak pesawat, pada Jumat (3/4/2026). Foto: IRIB/Handout via Reuters
Sejumlah fasilitas kesehatan di Iran jadi target serangan di tengah eskalasi perang dengan AS dan Israel yang masih memanas. WHO mencatat lebih dari 20 fasilitas kesehatan telah terverifikasi menjadi target serangan sejak konflik meningkat mulai 1 Maret 2026. Salah satu yang terdampak adalah Institut Pasteur di Teheran yang mengalami kerusakan parah akibat serangan udara. Akibatnya, pusat riset medis ini pun tidak lagi bisa beroperasi. Padahal, institut ini memainkan peran penting dalam melindungi dan meningkatkan kesehatan masyarakat, termasuk dalam keadaan darurat. Selain itu, Rumah Sakit Jiwa Delaram Sina juga mengalami kerusakan signifikan akibat serangan pada 29 Maret. Lalu, fasilitas farmasi Tofigh Daru yang memproduksi obat-obatan untuk obati kanker, rusak dalam serangan lain pada 31 Maret. Konflik di kawasan Timur Tengah berdampak pada penyediaan layanan kesehatan dan keselamatan petugas kesehatan, pasien, dan warga sipil yang berada di fasilitas kesehatan. Setidaknya sembilan orang tewas, termasuk seorang petugas kesehatan dan seorang anggota Palang Merah Iran. 📸: Dok. AFP, Shutterstock. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | faskesiran | news | videonews | R169 | E051 | V161 #bicarafaktalewatberita#kumparan
Pesawat jet tempur AS jenis F-15E ditembak jatuh saat mengudara di langit Iran. Dua awak pesawat disebut berhasil melontarkan diri dari pesawat. Operasi pencarian terhadap mereka pun dilakukan. "Sebuah jet tempur musuh Amerika di wilayah udara Iran tengah telah dihantam dan dihancurkan oleh sistem pertahanan udara canggih Angkatan Udara IRGC. Pesawat jet itu hancur total, dan pencarian lebih lanjut masih berlangsung," kata seorang juru bicara IRGC, sebagaimana diberitakan AFP, Sabtu (4/4). Dilansir Reuters, seorang pejabat AS mengeklaim salah seorang awak pesawat telah ditemukan. Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan Presiden AS Donald Trump telah diberi pengarahan soal peristiwa tersebut, tanpa memberikan penjelasan detail. Insiden ini terjadi setelah ancaman Trump yang ingin membuat Iran kembali ke 'Zaman Batu'. Menurut Komando Pusat AS, sejauh ini, 13 anggota militer AS telah tewas dalam konflik tersebut dan lebih dari 300 lainnya terluka. Namun, mereka memastikan tidak ada pasukan AS yang ditawan oleh Iran. Di sisi lain, dilansir Aljazeera, media AS melaporkan adanya 2 helikopter AS yang ditembak Iran saat melakukan pencarian terhadap kru jet tempur. Iran juga disebut telah menembak jatuh pesawat tempur A-10 milik AS. 📸: Dok. Handout via Reuters. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | faskesiran | news | oneliner | R169 | E051 bicarafaktalewatberita kumparan
Badan Kesehatan Dunia (WHO) peringatkan dampak perang AS-Israel dan Iran kian meluas ke sektor kesehatan. Di Iran, sejumlah faskes jadi target serangan dalam beberapa hari terakhir. Palang Merah Iran sebut lebih dari 300 faskes di Iran rusak akibat perang ini hingga tak bisa lagi beroperasi. Sementara WHO mencatat, 20 lebih faskes Iran terverifikasi jadi target serangan sejak konflik meningkat mulai 1 Maret 2026. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump ancam bakal hancurkan Iran, meski hukum internasional melarang penargetan infrastruktur sipil, termasuk faskes. Sebab, faskes jadi salah satu yang dilindungi Konvensi Jenewa sebagai bagian dari aturan perang. 📸: Dok. AFP. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | faskesiran | news | svl | R169 | E360 | V156 | V161 #bicarafaktalewatberita#kumparan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar