Search This Blog

Sekilas Dakwah Eps 5: Awas Dosa! Menyebarkan Hoax Biar 'Api' TikTok Tetap Nyala

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Sekilas Dakwah Eps 5: Awas Dosa! Menyebarkan Hoax Biar 'Api' TikTok Tetap Nyala
Mar 19th 2026, 18:19 by kumparanHITS

Ilustrasi menyalakan api TikTok. Foto: Shutterstock
Ilustrasi menyalakan api TikTok. Foto: Shutterstock

Bila kamu pengguna TikTok, fitur Flame mungkin sudah tak asing di telinga. Lewat fitur ini, kamu bisa mendapatkan ikon api saat konsisten membagikan video ke teman-temanmu.

Meski tak ada keuntungan apapun, membiarkan api tetap menyala seolah jadi candu tersendiri. Kita dituntut untuk terus berinteraksi lewat direct message (DM) agar angka api bertambah setiap harinya.

Namun, hati-hati ya! Bila membagikan informasi yang tidak benar, mempertahankan api TikTok justru menjerumuskan kita dalam dosa karena menyebarkan kebohongan yang berujung fitnah.

Allah SWT berfirman:

"Wahai orang-orang yang beriman, jika seorang fasik datang kepadamu membawa berita penting, maka telitilah kebenarannya agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena ketidaktahuan (-mu) yang berakibat kamu menyesali perbuatanmu itu." (QS Al-Hujurat: 6)

Apalagi saat sedang puasa, bisa jadi kita lebih sering membuka TikTok untuk mengusir rasa bosan. Nah, saat video yang disebarkan adalah hoax, pahala puasamu tentu akan berkurang.

Lantas, bagaimana agar kita tetap bisa 'menyalakan api' tanpa mengurangi pahala puasa?

Yuk, temukan jawabannya di Sekilas Dakwah Eps 5 bersama AQUA yang 100% murni! Dalam episode kali ini, Ustaz Muhammad Assad akan menjelaskan hakikat puasa yang melatih kita untuk jujur dan hati-hati, termasuk di media sosial.

AQUA mendukung Sekilas Dakwah sebagai #TemanAdemRamadan, agar kita semua bisa semakin mendalami makna bulan suci dengan penuh kedamaian. Nah, biar Ramadan makin adem, langsung klik video di bawah ya!

Media files:
01km2x127hnxtr39yvvyv2rxs0.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar