Search This Blog

China dan Perusahaan Minyak Besar AS Kompak Tolak Usulan Biofuel Trump

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
China dan Perusahaan Minyak Besar AS Kompak Tolak Usulan Biofuel Trump
Sep 6th 2025, 12:34 by kumparanBISNIS

Presiden China Xi Jinping menyampaikan pidato pada KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) 2025 di Pusat Konvensi dan Pameran Meijiang di Tianjin, China, Senin (1/9/2025). Foto: Suo Takekuma/Pool via REUTERS
Presiden China Xi Jinping menyampaikan pidato pada KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) 2025 di Pusat Konvensi dan Pameran Meijiang di Tianjin, China, Senin (1/9/2025). Foto: Suo Takekuma/Pool via REUTERS

China bergabung dengan perusahaan minyak besar Amerika Serikat menolak rencana Presiden Donald Trump yang ingin memangkas insentif untuk solar terbarukan berbahan impor.

Dalam surat ke Badan Perlindungan AS Environmental Protection Agency (EPA) yang dikirim Juli lalu, Badan Pemerintah China menilai rencana memangkas insentif bagi solar terbarukan yang diproduksi dari bahan baku impor akan mengganggu perdagangan, merugikan produsen bahan bakar AS, dan melemahkan upaya untuk memangkas emisi karbon.

Kekhawatiran ini sejalan dengan keberatan yang diajukan oleh perusahaan minyak besar seperti Exxon Mobil Corp, Chevron Corp, hingga produsen diesel hijau Diamond Green Diesel LLC.

Berdasarkan proposal EPA Juni lalu, solar terbarukan yang terbuat dari bahan impor hanya akan diberikan setengah dari kredit yang diberikan untuk biofuel yang diproduksi dari bahan baku domestik.

Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi biofuel dari bahan baku domestik yang diharapkan dapat membatasi impor bahan baku seperti minyak bekas dan lemak sapi.

Langkah ini telah didukung oleh lobi petani dan pengolah tanaman termasuk Asosiasi Pengolah Biji Minyak Nasional AS yang diharapkan dapat meningkatkan permintaan domestik untuk minyak kedelai ditengah dampak tarif ekspor.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melambaikan tangan saat berjalan masuk pesawat Air Force One untuk berangkat menuju Alaska bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Maryland, Amerika Serikat, Jumat (15/8/2025). Foto: Kevin Lamarque/Reuters
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melambaikan tangan saat berjalan masuk pesawat Air Force One untuk berangkat menuju Alaska bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Maryland, Amerika Serikat, Jumat (15/8/2025). Foto: Kevin Lamarque/Reuters

Namun demikian, analis Bloomberg Intelligence Brett Gibbs menyebut sebagian besar kilang minyak besar telah membangun fasilitas diesel terbarukan yang dirancang untuk impor bahan baku melalui jalur air.

"Mereka tidak ingin ada hambatan buatan yang memaksa pabrik-pabrik ini untuk mencoba membeli bahan baku domestik yang utamanya dikirim melalui kereta api dan truk, yang merugikan mereka dibandingkan beberapa pemain domestik," kata Brett Gibbs dikutip dari Bloomberg, Sabtu (6/9).

Sementara itu, wakil direktur jenderal perdagangan global China Jiao Yang menilai rencana ini dapat menekan margin keuntungan dari rantai pasokan dan berpotensi membuat beberapa perusahaan kecil dan menengah di AS gulung tikar.

EPA diperkirakan akan membuat keputusan akhir kewajiban pencampuran dan kebijakan kredit biofuel untuk 2026 dan 2027 pada akhir Oktober mendatang.

Reporter: Nur Pangesti

Media files:
01k41rf1rq1rdtqqzc4kaww86j.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar