Search This Blog

PLN IP Produksi 1.101,59 GWh Biomassa, dari Limbah Sawit & Uang Kertas

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
PLN IP Produksi 1.101,59 GWh Biomassa, dari Limbah Sawit & Uang Kertas
Mar 10th 2026, 13:57 by kumparanBISNIS

Warga memberi pakan kambing di desa Bojongkapol, Tasikmalaya, Jumat (27/9). Melalui model ekonomi sirkular dari program Pengembangan Ekosistem Biomassa oleh PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI). Foto: Dok. PLN
Warga memberi pakan kambing di desa Bojongkapol, Tasikmalaya, Jumat (27/9). Melalui model ekonomi sirkular dari program Pengembangan Ekosistem Biomassa oleh PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI). Foto: Dok. PLN

PLN Indonesia Power (PLN IP) mencatat kinerja positif dalam agenda transisi energi nasional dengan memproduksi energi bersih berbasis biomassa sebesar 1.101,59 GWh sepanjang 2025, meningkat 16 persen dibandingkan 2024. Capaian ini diperoleh melalui optimalisasi implementasi program co-firing biomassa pada seluruh pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang dikelola perusahaan.

Produksi energi bersih tersebut dihasilkan dari pemanfaatan 1.140.253 ton biomassa yang berasal dari berbagai limbah pertanian dan industri. Bahan baku biomassa yang digunakan antara lain serbuk kayu (sawdust), cangkang sawit, pellet tandan kosong, sekam padi, woodchip, wood pellet, bonggol jagung, limbah racik uang kertas, hingga bahan bakar jumputan padat.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menjelaskan pemanfaatan limbah ini sekaligus mendukung penerapan prinsip ekonomi sirkular, dengan mengonversi limbah menjadi sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

"Produksi energi bersih berbasis biomassa sebesar 1.101,59 GWh ini merupakan bukti komitmen PLN Indonesia Power dalam mengakselerasi bauran energi hijau, sekaligus memastikan keandalan sistem kelistrikan tetap terjaga," katanya dalam keterangan, Selasa (10/3).

Implementasi co-firing tersebut juga berkontribusi pada penurunan emisi karbon. Hingga akhir 2025, PLN IP berhasil menekan emisi sebesar 1.259.696 ton CO₂ avoided, atau meningkat 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sebagai bagian dari dukungan terhadap target penurunan emisi nasional dan peningkatan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT).

Empat pecahan uang kertas lama Foto: ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
Empat pecahan uang kertas lama Foto: ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

"Implementasi co-firing kami jalankan secara prudent, bertahap, dan berbasis manajemen risiko, sehingga proses dekarbonisasi tidak mengganggu stabilitas pasokan listrik nasional," terangnya.

Pemanfaatan biomassa tidak hanya berdampak pada aspek lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi melalui penguatan rantai pasok domestik serta pemberdayaan sektor pertanian dan industri pengolahan limbah.

Ke depan, PLN Indonesia Power akan terus meningkatkan skala dan kualitas implementasi co-firing biomassa sebagai bagian dari roadmap transisi energi perusahaan. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan, sejalan dengan target EBT nasional serta aspirasi dekarbonisasi jangka panjang.

Media files:
kiatsxonwgxpqogewseh.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar