Search This Blog

Menhan AS Peringatkan Warga Iran: Jangan Demo, Bom Sedang Berjatuhan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Menhan AS Peringatkan Warga Iran: Jangan Demo, Bom Sedang Berjatuhan
Mar 6th 2026, 07:30 by kumparanNEWS

Mantan penyiar Fox News, Pete Hegseth terpilih jadi Menteri Pertahanan Amerika Serikat yang baru. Foto: Roberto Schmidt/AFP
Mantan penyiar Fox News, Pete Hegseth terpilih jadi Menteri Pertahanan Amerika Serikat yang baru. Foto: Roberto Schmidt/AFP

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth meminta masyarakat Iran tidak melakukan aksi protes di tengah operasi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel.

Hegseth mengatakan, situasi saat ini tidak aman bagi warga untuk turun ke jalan karena operasi militer masih berlangsung di sejumlah wilayah.

"Jangan keluar dan berdemonstrasi ketika bom sedang berjatuhan di Teheran dan di tempat lain," kata Hegseth saat berbicara di markas United States Central Command di Florida, dikutip dari CNN, Jumat (6/3).

Demonstran mengibarkan bendera Iran saat mereka berkumpul di depan Kedutaan Besar Inggris di Teheran, Minggu (14/4/2024). Foto: ATTA KENARE / AFP
Demonstran mengibarkan bendera Iran saat mereka berkumpul di depan Kedutaan Besar Inggris di Teheran, Minggu (14/4/2024). Foto: ATTA KENARE / AFP

Meski demikian, ia mengatakan akan ada waktu di mana rakyat Iran atau Presiden AS Donald Trump menentukan momentum yang tepat bagi masyarakat untuk bangkit melawan pemerintah Iran.

"Pada akhirnya akan ada saatnya ketika peluang itu dimanfaatkan oleh mereka yang menginginkan Iran yang bebas," ujarnya.

Hegseth juga menyebut, operasi militer yang dilakukan AS dan Israel menargetkan, kelompok yang selama ini menindak para demonstran di Iran.

Menurutnya, pelemahan kemampuan aparat tersebut dapat membuka peluang bagi masyarakat Iran untuk melawan pemerintah.

Komandan CENTCOM: Warga Iran Sebaiknya Tetap di Rumah

Pernyataan serupa disampaikan Komandan CENTCOM Brad Cooper.

Ia mengatakan, saat ini operasi militer terhadap berbagai target di Iran masih berlangsung sehingga warga sipil diminta tetap berada di rumah.

"Ada banyak kemampuan militer AS dan Israel yang sedang bergerak. Kami menyerang banyak target, sehingga hal terbaik yang bisa dilakukan masyarakat saat ini adalah tetap tenang," kata Cooper.

Kendaraan-kendaraan melaju di jalan raya dengan latar belakang asap yang mengepul setelah serangan terhadap ibu kota Iran, Teheran, Kamis (5/3/2026). Foto: Atta Kenare/AFP
Kendaraan-kendaraan melaju di jalan raya dengan latar belakang asap yang mengepul setelah serangan terhadap ibu kota Iran, Teheran, Kamis (5/3/2026). Foto: Atta Kenare/AFP

Media files:
01hvd7xt9d9bg0p949bbtp43fm.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar