Search This Blog

Macan Tutul Masuk Permukiman Warga di Tawangmangu, Dievakuasi ke Solo Safari

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Macan Tutul Masuk Permukiman Warga di Tawangmangu, Dievakuasi ke Solo Safari
Mar 5th 2026, 12:29 by kumparanNEWS

Macan tutul di Dukuh Sendang, Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karangnyar. dok BPBD Karanganyar
Macan tutul di Dukuh Sendang, Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karangnyar. dok BPBD Karanganyar

Seekor macan tutul berkeliaran di Dukuh Sendang, Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karangnyar dan memakan ayam warga.

Macan itu berhasil dievakuasi tim gabungan dari BPBD Karanganyar, BKSDA Surakarta, dan Taman Safari Jurug.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar Hendro Prayitno mengatakan, macan itu ditangkap saat bersembunyi di bawah pondasi rumah warga.

"Kami berhasil mengevakuasi satu ekor macam tutul pada Selasa 3 Maret 2025. Sebelumnya kami mendapat laporan jika warga sempat melihat ada macan di kampungnya. Lalu kami berhasil evakuasi di bawah rumah warga di bawah tembok," ujar Hendro, Kamis (5/3).

Pihaknya menggunakan metode pembiusan untuk mengevakuasi macan tutul itu. Proses dari persiapan hingga satwa tersebut tertidur hanya memakan waktu sekitar 30 menit.

"Untuk prosesnya, mulai dari persiapan sampai pembiusan kurang lebih 30 menit. Pembiusan dilakukan di lokasi, dan bius itu sifatnya sementara untuk memudahkan proses eksklusi atau evakuasi," jelas dia.

Saat ini kucing berjenis kelamin jantan itu ditempatkan Taman Safari Jurug, Surakarta.

"Dibawa ke Solo Safari, jenis kelaminnya jantan. Dewasa mungkin panjangnya 1 meter lebih," imbuh dia.

Sejauh ini pihaknya baru menemukan satu ekor macan yang berkeliaran di kampung tersebut.

"Sebelumnya kan diindikasikan ada dua macan indukan sama anak. Tapi ternyata ketika macan muncul di lokasi itu ternyata hanya satu," ungkap dia.

BPBD Karanganyar mengimbau warga di lereng Gunung Lawu, khususnya wilayah Tawangmangu, untuk tetap tenang namun waspada ketika menemukan keberadaan hewan buas.

"Tetap waspada kalau ada tanda tabda hewan buas untuk segera melapor ke relawan ke BPBD, atau ke BKSDA," kata Hendro.

Media files:
01kjy6qm6n14bz912z77sy42fd.png image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar