Search This Blog

Pihak Insanul Fahmi Soroti soal Rekaman CCTV yang Diserahkan Wardatina Mawa

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pihak Insanul Fahmi Soroti soal Rekaman CCTV yang Diserahkan Wardatina Mawa
Feb 22nd 2026, 11:00 by kumparanHITS

Insanul Fahmi usai menghadiri panggilan di Polda Metro Jaya. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Insanul Fahmi usai menghadiri panggilan di Polda Metro Jaya. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, mempertanyakan mengenai bukti CCTV yang disampaikan Wardatina Mawa kepada penyidik. Pertanyaan Tommy muncul karena bukti itu baru diserahkan jauh dari waktu kejadian.

Tommy menilai penundaan penyerahan bukti oleh Wardatina Mawa itu memunculkan tanda tanya besar, terutama mengenai motif dan keaslian konteks peristiwa yang terekam di bukti CCTV itu.

"Kita mempunyai alat bukti lain ya yaitu berupa satu percakapan yang pertama. Yang kedua adalah kita lihat di sini ada perbedaan waktu dari pengambilan CCTV itu ya itu di-delay selama 2 bulan lebih ya dari mengambil CCTV itu," kata Tommy di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

"Sedangkan kalau kita bicara masalah adanya satu tindakan untuk mengungkap satu fakta, kenapa harus di-delay 2 bulan?" sambungnya.

Wardatina Mawa menjalani pemeriksaan terkait laporan dugaan perzinaan di Direktorat PPA PPO Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, (20/02/2025). Foto: Agus Apriyanto
Wardatina Mawa menjalani pemeriksaan terkait laporan dugaan perzinaan di Direktorat PPA PPO Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, (20/02/2025). Foto: Agus Apriyanto

Pihak Insanul Fahmi Soroti soal Rekaman CCTV yang Diserahkan Wardatina Mawa ke Polisi

Tak hanya soal jeda waktu, Tommy dan Insanul juga menyoroti dugaan bahwa video yang dijadikan alat bukti tidaklah utuh. Ia menduga adanya indikasi bahwa rekaman CCTV tersebut telah dipotong menjadi beberapa bagian. Sehingga keaslian video sudah sepatutnya harus diuji kebenarannya.

"Ya kalau dilihat dari 7 bagian, betul. Terus ada beberapa yang harus kita uji kenapa karena memang proses hukum ini kan enggak serta-merta," tutur Tommy.

"Ternyata memang kita lihat ada rentetan beberapa peristiwa dugaan transaksional tapi nanti kita nggak bisa mendahului itu, biarkan penyidik dari Bareskrim Cyber yang bisa menilai ini nanti," lanjutnya.

Wardatina Mawa menjalani pemeriksaan terkait laporan dugaan perzinaan di Direktorat PPA PPO Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, (20/2/2025). Foto: Agus Apriyanto
Wardatina Mawa menjalani pemeriksaan terkait laporan dugaan perzinaan di Direktorat PPA PPO Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, (20/2/2025). Foto: Agus Apriyanto

Atas dasar itulah, Tommy Mendesak kepada kepolisian untuk dapat menunda sementara waktu penanganan perkara ini. Apalagi kasus ini notabenenya hanyalah permasalahan rumah tangga semata.

"Makanya oleh karena ini kita bermohon kepada Polda Metro agar kasusnya Mas Insanul itu agar di-postpone dulu karena kita minta kepastian hukum pertama," kata Tommy.

"Yang kedua adalah ini kasus rumah tangga yang sebenarnya adalah kasus rumah tangga yang dugaan kuat kita adalah ya dikemas ataupun dibentuk sedemikian rupa sehingga ini masalah terlalu besar," pungkasnya.

Media files:
01khx6tbrcrtv7g7bqrrywkjbe.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar