Search This Blog

Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
Feb 4th 2026, 10:57 by kumparanNEWS

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) usai menghadiri pertemuan sejumlah tokoh pemimpin organisasi kemasyarakatan Islam dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026). Foto: Kemensos RI
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) usai menghadiri pertemuan sejumlah tokoh pemimpin organisasi kemasyarakatan Islam dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026). Foto: Kemensos RI

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan duka dan keprihatinannya atas tragedi seorang anak sekolah dasar (SD) di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga bunuh diri lantaran tak mampu membeli peralatan tulis. Menurut dia, peristiwa ini harus menjadi perhatian bersama.

"Tentu kita prihatin dulu ya dan turut berduka. Yang kedua, ya tentu ini menjadi perhatian, menjadi atensi kita bersama," kata Gus Ipul usai menghadiri pertemuan sejumlah tokoh pemimpin organisasi kemasyarakatan Islam dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Gus Ipul menegaskan bahwa perlu adanya penguatan data dan pendampingan bagi keluarga rentan. Dia menekankan pentingnya data yang akurat, sehingga tidak ada keluarga yang luput dari program perlindungan sosial.

"Ya tentu bersama pemerintah daerah, kita harus memperkuat pendampingan, kita harus memperkuat data kita. Kita harapkan tidak ada yang tidak terdata," tegas Gus Ipul.

"Ini hal yang sangat penting saya kira kembali kepada data. Bagaimana data ini kita sajikan sebaik mungkin, sehingga kita bisa menjangkau seluruh keluarga-keluarga yang memang memerlukan perlindungan, memerlukan rehabilitasi, dan memerlukan pemberdayaan. Ya jadi itu, sampai di situ dulu dan ini sungguh-sungguh menjadi perhatian kita bersama," sambungnya menegaskan.

Sebelumnya diberitakan, seorang anak berinisial YBR (10) ditemukan meninggal gantung diri di pohon di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT pada Kamis (29/1/2026). Polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan saat mengevakuasi jasad siswa kelas IV SD itu.

Surat berbahasa daerah Bajawa itu ditulis oleh YBR dan ditujukan kepada ibunya. Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki latar belakang peristiwa itu, termasuk dugaan kekecewaan korban yang tidak dibelikan peralatan tulis oleh ibunya karena terkendala ekonomi keluarga.

Media files:
01kgkc92dwkbq56mr3g8xhwgvr.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar