Search This Blog

Foto: 186 KK Korban Tanah Bergerak di Desa Tandihat Tapsel Akan Direlokasi

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Foto: 186 KK Korban Tanah Bergerak di Desa Tandihat Tapsel Akan Direlokasi
Feb 20th 2026, 09:26 by kumparanNEWS

Rumah warga ambruk akibat bencana tanah bergerak di Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (19/2). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan akan merelokasi 186 KK penyintas bencana tanah bergerak di Desa Tandihat ke hunian tetap Desa Perkebunan Marpinggan karena desa mereka sudah tidak layak huni dan rawan bencana. Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
Sebelumnya, Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu bersama Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso dan Dandim 0212/Tapsel Letkol Inf Dedi Harnoto meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor dan jembatan putus di Desa Sisundung, Kecamatan Angkola Barat, Selasa (30/12/2025). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
Bencana longsor tersebut mengakibatkan terputusnya akses utama penghubung Dusun Pangaribuan menuju Kelurahan Pardomuan. Jalur ini juga merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Tandihat Baru dan Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan. Lumpuhnya jalur tersebut berdampak signifikan terhadap mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Sejumlah rumah warga ambruk akibat bencana tanah bergerak di Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (19/2). Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan akan merelokasi 186 KK penyintas bencana tanah bergerak di Desa Tandihat ke hunian tetap ke Desa Perkebunan Marpinggan karena desa mereka sudah tidak layak huni dan rawan bencana.

Sebelumnya, Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu bersama Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso dan Dandim 0212/Tapsel Letkol Inf Dedi Harnoto meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor dan jembatan putus di Desa Sisundung, Kecamatan Angkola Barat, Selasa (30/12/2025).

Bencana longsor tersebut mengakibatkan terputusnya akses utama penghubung Dusun Pangaribuan menuju Kelurahan Pardomuan. Jalur ini juga merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Tandihat Baru dan Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan. Lumpuhnya jalur tersebut berdampak signifikan terhadap mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam peninjauan lapangan yang turut didampingi Camat Angkola Barat, Gus Irawan melihat langsung kondisi jembatan yang terputus serta sejumlah titik rawan longsor yang berpotensi membahayakan keselamatan warga, terutama saat curah hujan tinggi.

"Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Pemerintah daerah akan segera mengambil langkah-langkah darurat agar akses warga kembali terbuka dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal," tegas Gus Irawan di lokasi bencana saat itu dikutip dari Antara.

Gus Irawan juga mengungkapkan bahwa Desa Tandihat telah masuk dalam rencana relokasi karena mengalami pergeseran tanah yang cukup serius. Pemerintah Kabupaten Tapsel, kata Bupati, akan memfasilitasi proses relokasi warga, termasuk menyiapkan lokasi alternatif apabila kondisi di lapangan dinilai semakin membahayakan keselamatan.

Foto udara rumah yang ambruk terdampak bencana tanah bergerak di Desa Tandihat, Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (19/2/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
Foto udara rumah yang ambruk terdampak bencana tanah bergerak di Desa Tandihat, Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (19/2/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Media files:
01khwbgvt00bezs26a40m5npyv.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar